Berita Balikpapan Terkini

Tekan Ketimpangan Pendidikan, Anggota DPRD Balikpapan Siska Anggreni Dorong Bangun SMP Tiap Tahun

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Siska Anggreni, memetakan kebutuhan sekolah yang selaras untuk setiap tingkatan

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
PENDIDIKAN - Foto arsip Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Siska Anggreni. Dia mendorong penambahan SMP baru setiap tahunnya sebagai solusi atas ketimpangan daya tampung sekolah di Balikpapan. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Siska Anggreni, memetakan kebutuhan sekolah yang selaras untuk setiap tingkatan. 

Politisi Nasdem ini memilih menyoroti ketimpangan daya tampung sekolah negeri di Kota Balikpapan.

Pasalnya, sejak resmi menjabat anggota DPRD, ia langsung dihadapkan pada kesenjangan pendidikan yang mencolok di kota kelahirannya.

"SMP negeri di kota ini hanya bisa menampung sekitar 6.000 siswa dari total lulusan SD yang mencapai 11.000,” jelas Siska.

Baca juga: Ramalan Cuaca Balikpapan Besok, 14 Juli 2025: Kota Beriman Bakal Dipayungi Langit Berawan

Ia menilai bahwa kondisi tersebut berakibat pada banyaknya siswa yang tidak terakomodasi oleh sekolah negeri dan harus masuk ke sekolah swasta.

Sementara itu, menurut Siska, tidak semua orang tua mampu membayar biaya pendidikan swasta yang cenderung lebih tinggi.

Karenanya, dia beranggapan, ini merupakan persoalan mendesak yang harus segera ditangani pemerintah.

“Kalau kita benar, maka hasilnya pun halal. Ini uang rakyat, kita harus jujur dan adil,” ujarnya. 

Dalam usahanya mendorong solusi konkret, Siska menargetkan penambahan lima sampai enam SMP dalam 5 tahun ke depan. 

Khususnya 1 SMP di wilayah Kelurahan Klandasan Ilir.

Wilayah tersebut menurutnya menjadi salah satu titik yang membutuhkan perhatian karena masih terbatasnya fasilitas pendidikan milik pemerintah.

Dia menilai, pembangunan sekolah tingkat SMP perlu dibangun setiap tahun sampai lulusan SD bisa tertampung ke SMP dengan mudah. 

"Setidaknya dengan ada tambahan lima sampai enam SMP negeri untuk mencukupi kebutuhan pendidikan masyarakat,” tuturnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved