Berita Balikpapan Terkini

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMPN 27 Balikpapan Tengah Diawali dengan Bersih-bersih Kelas

SMPN 27 Balikpapan Tengah, yang telah mengukir sejarah baru dengan menerima angkatan pertama murid baru untuk menempati gedung yang baru operasional

Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA
MPLS SMPN 27 - SMPN 27 Balikpapan Tengah memulai masa pengenalan lingkungan sekolah dengan kegiatan gotong rotong bersih-bersih kelas. (TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di Kota Balikpapan telah dimulai pekan ini pada 14-16 Juli 2025.

Hiruk pikuk di jalanan sekitar sekolah pun terlihat jelas. Orangtua atau wali murid baru berdatangan ke sekolah untuk mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah ini.

Seperti di SMPN 27 Balikpapan Tengah, yang telah mengukir sejarah baru dengan menerima angkatan pertama murid baru untuk menempati gedung yang baru operasional.

Baca juga: SMPN 6 Balikpapan Terapkan Kelas Sementara Selama MPLS, Siapkan Tiga Jalur Kelas

Gedung baru ini menandai babak baru bagi sekolah yang berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi murid baru dalam mencetak prestasi.

Kepala SMPN 27 Balikpapan Tengah, Jamaluddin menyebut pihaknya memulai masa pengenalan lingkungan sekolah dengan kegiatan gotong rotong.

Tepatnya, kegiatan bersih-bersih kelas lantaran gedung sekolah yang baru beroperasi. Sehingga kelas-kelas masih perlu dibersihkan dari debu dan kotoran.

"Dengan kegiatan bersih-bersih kelas, murid baru dapat membantu mempersiapkan lingkungan sekolah yang nyaman dan bersih untuk proses belajar-mengajar," ujarnya, Senin (14/7/2025).

Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu murid baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru dan merasa lebih nyaman dalam proses belajar-mengajar.

Dengan demikian, mereka dapat memulai tahun ajaran baru dengan semangat dan motivasi yang tinggi.

Pengamatan TribunKaltim.co, para murid baru mondar mandir mengambil sapu, kemoceng, dan kain lap untuk membersihkan jendela, meja, dan lantai. Mereka tampak antusias membersihkan kelas yang masih dipenuhi debu.

"Para guru juga ikut serta dalam kegiatan ini, memberikan arahan dan bantuan kepada siswa yang membutuhkan," kata Jamal.

Ia menyampaikan, kegiatan bersih-bersih kelas ini menjadi bagian dari masa pengenalan lingkungan sekolah di SMPN 27 Balikpapan Tengah.

"Setelah kegiatan bersih-bersih kelas, baru akan memasuki materi MPLS yang menonjolkan pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, dan pengenalan ekstrakurikuler," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved