Kamis, 7 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

2 Kepala Sekolah Usul Letkol Teddy jadi Duta Sekolah Rakyat, Ini Respons Sekretaris Kabinet

Dua kepala sekolah secara spontan mengusulkan nama Letkol Teddy Indra Wijaya, ajudan pribadi Presiden, untuk menjadi Duta Sekolah Rakyat.

Tayang:
Youtube Satpres via Tribunnews.com
DUTA SEKOLAH RAKYAT - Letkol Teddy Indra Wijaya diusulkan dua kepala sekolah rakyat di Bogor menjadi Duta Sekolah Rakyat di sela kunjungannya ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 Bogor dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 12 Bogor, Jawa Barat pada Minggu (27/7/2025) malam. Ini respons sang Sekretaris Kabinet (Youtube Satpres via Tribunnews.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Momen tak terduga terjadi di tengah perhelatan pentas seni gabungan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 Bogor.

Dua kepala sekolah secara spontan mengusulkan nama Letkol Teddy Indra Wijaya, ajudan pribadi Presiden, untuk mengemban amanah sebagai Duta Sekolah Rakyat.

Usulan ini muncul saat Letkol Teddy melakukan kunjungan ke SRMP 10 Bogor dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 12 Bogor pada Minggu malam, 27 Juli 2025.

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat merupakan bentuk afirmasi dari pemerintah untuk anak-anak dari kelompok miskin dan miskin ekstrem, tanpa seleksi akademik ketat.

Penyaringan calon siswa Sekolah Rakyat dilakukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), diikuti dengan survei langsung ke lapangan.

Sekolah Rakyat memiliki model asrama atau boarding school yang menyediakan pendidikan 100 persen gratis untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Baca juga: 100 Calon Siswa Sekolah Rakyat Jalani Tes Kesehatan, Asa Randi Tumbuh di Stadion Segiri Samarinda

Kembali ke soal Letkol Teddy, usulan menjadikannya sebagai Duta Sekolah Rakyat secara langsung disampaikan oleh Kepala SRMP 10, Fitri Puspitasari, di hadapan ratusan siswa yang antusias menyambut kehadiran sang Sekretaris Kabinet.

Fitri Puspitasari menyoroti konsistensi Letkol Teddy yang, menurut pengamatannya dari layar kaca, selalu setia mengawal dan mendukung lahir serta tumbuhnya inisiatif Sekolah Rakyat.

"Selama ini saya hanya melihat Bapak dari layar kaca, tapi saya tahu Bapak selalu hadir mengawal Sekolah Rakyat. Perkenankan kami meminta Bapak menjadi Duta Sekolah Rakyat,” ungkap Fitri, yang disambut riuh tepuk tangan dan teriakan persetujuan dari para siswa.

Senada, Kepala SRMA 12, Iksan Cahyana, juga menyuarakan usulan serupa. 

Sebagai bentuk harapan dan ketulusan, Fitri dan Iksan kemudian menyerahkan lencana sederhana berupa pita kertas berwarna emas bertuliskan "DUTA SEKOLAH RAKYAT", sebuah simbol yang dibuat langsung oleh para siswa.

Respons Letkol Teddy

Letkol Teddy pun menerima lencana itu seraya tersenyum di tengah sorak sorai siswa, guru, dan tamu undangan.

Hadir pula saat itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wamen Sosial Agus Jabo Priyono.

“Nanti kita bicarakan lagi ya,” jelas Letkol Teddy singkat, disambut hangat oleh hadirin.

Letkol Teddy usai menerima lencana kemudian melanjutkan kegiatannya berdialog dengan para siswa.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved