Sabtu, 25 April 2026

Berita Bontang Terkini

Nakhoda Alami Luka Bakar saat Kapal Klotok Terbakar di Perairan Beras Basah Bontang

Sebuah kapal klotok yang membawa 8 penumpang terbakar di perairan Pulau Beras Basah, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (3/8/2025).

|
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
HO/POLRES BONTANG
KORBAN KAPAL TERBAKAR -  Korban kapal klotok yang terbakar, Nur Arif Wahyu Wijaya, mendapat penanganan medis setelah dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Laut, Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Minggu (3/8/2025). Kapal klotok yang dinahkodai Nur Arif terbakar saat bertolak dari Pulau Beras Basah menuju Lok Tuan, Bontang. (HO/POLRES BONTANG) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Sebuah kapal klotok yang membawa 8 penumpang terbakar di perairan Pulau Beras Basah, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (3/8/2025) sekitar pukul 11.00 WITA.

Seorang mengalami luka bakar ringan akibat insiden tersebut.

Korban diketahui bernama Nur Arif Wahyu Wijaya (27), warga Jalan Kapal Layar 2, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara.

Ia juga merupakan pengemudi kapal atau nakhoda.

Untuk diketahui, klotok adalah jenis perahu kayu bermotor yang sangat populer sebagai alat transportasi sungai atau laut di wilayah Kalimantan. 

Istilah "klotok" ini merujuk pada bunyi mesin diesel yang khas: "klotok-klotok-klotok" saat kapal berjalan.

Kasat Polairud Polres Bontang, AKP Fahrudi membenarkan kejadian itu.

Menurutnya, insiden bermula saat mesin kapal mati karena kehabisan bensin, tak lama setelah rombongan bertolak dari Pulau Beras Basah menuju Lok Tuan.

Pulau Beras Basah berada di lepas pantai Bontang, Kalimantan Timur, dan sering dijadikan tujuan wisata bahari. 

Sementara, Lok Tuan adalah salah satu kelurahan di Kota Bontang

Jarak dari Pulau Beras Basah menuju Lok Tuan jika menggunakan perahu atau kapal tidak terlalu jauh, waktu tempuhnya biasanya sekitar 15–30 menit tergantung cuaca dan jenis perahu.

Baca juga: Kapal Terbakar di Pelabuhan Feri Samarinda, Polisi Beber Kronologis dan Dugaan Penyebabnya

"Saat korban menuangkan bensin cadangan ke tangki mesin, tiba-tiba muncul percikan api dan menyambar bagian belakang kapal," ungkap Fahrudi kepada TribunKaltim.co.

Akibatnya api menyambar korban hingga mengalami luka bakar di paha kanan dan lengan kanan. 

Beruntung, tujuh penumpang lainnya termasuk istri dan dua anak korban selamat tanpa luka.

Masih menurut Fahrudi, kebakaran berhasil diatasi setelah kapal nelayan yang melintas mengevakuasi seluruh penumpang.

Baca juga: Wisatawan Meninggal di Pulau Beras Basah, Asosiasi Kapal Wisata Bontang Angkat Suara

"Mereka (penumpang) langsung dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Laut. Korban kemudian dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang untuk mendapatkan perawatan," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved