Berita Samarinda Terkini
Pekan Pertama Setelah Launching, Koperasi Merah Putih Lempake Samarinda Jual 2,5 Ton Beras
Koperasi yang menjadi salah satu percontohan (mockup) di Kalimantan Timur ini mendapat sambutan positif dari masyarakat
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake, yang berlokasi di Jalan Magelang, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur mencatat penjualan beras sebanyak 2,5 ton pada pekan pertama setelah diresmikan pada 21 Juli 2025 lalu.
Koperasi yang menjadi salah satu percontohan (mockup) di Kalimantan Timur ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Antusiasme tersebut terlihat dari tingginya permintaan terhadap berbagai produk kebutuhan pokok yang dijual, mulai dari beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga beras premium.
Baca juga: SDN 020 Samarinda Utara Sudah Ditangani, Kepala Sekolah: Mudahan ke Depan Ada Gedung Baru
Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake, Adung KS Utomo, mengatakan, respon masyarakat sangat menggembirakan sejak hari pertama koperasi mulai beroperasi.
"Kita siapkan itu dipekan pertama setelah launching kita bisa menjual sampai di angka 2,5 ton, 2 ton setengah itu kita terjual," ujarnya ujarnya kepada Tribunkaltim.co pada Jumat (8/8/2025) Sore
Sebagai informasi, di Kaltim terdapat dua koperasi Merah Putih yang ditetapkan sebagai koperasi percontohan. Selain Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake di Samarinda, ada pula Koperasi Merah Putih di Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser.
Keduanya diresmikan secara serentak melalui zoom meeting bersama Presiden Prabowo, sebagai bagian dari program strategis pemerintah.
Selain beras, koperasi ini juga menyediakan minyak goreng, gula, dan berbagai kebutuhan pokok lain. Menurut Adung, permintaan terhadap komoditas tersebut juga cukup tinggi.
"Kalau untuk produk-produk lainnya ada minyak goreng, kemudian ada gula, ya kebutuhan-kebutuhan pokok itu responnya luar biasa," tuturnya.
Adung menambahkan, koperasi ini masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah ditugaskan untuk mendampingi.
Bantuan tersebut terutama dibutuhkan dalam hal pembiayaan dan permodalan usaha.
"Yang kita harapkan bahwa teman-teman komitmen tentang pembiayaannya, proses kerjasamanya, ya kita berharap sistem konsinyasi itu masih bisa terus dijalankan sampai kami benar-benar bisa mandiri, kemudian baru kita dilepas," pungkasnya.(*)
| 277 Pelajar Berebut Tiket Paskibraka Samarinda 2026, Hanya 42 yang Lolos |
|
|---|
| Samarinda Graphic Memoir Exhibition Hadirkan Lebih 200 Karya Kreator Kota Tepian |
|
|---|
| PSSI Dukung Penuh Anderiy Syachrum Pimpin KONI Kaltim 2026-2030 |
|
|---|
| Waspada El Nino, Kaltim Berpotensi Alami Kemarau Lebih Cepat Tahun Ini |
|
|---|
| Milad IMM ke-62, Walikota Samarinda Andi Harun Soroti Peran Mahasiswa dalam Perubahan Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/202508080_Koperasi-Kelurahan-Merah-Putih-Lempake.jpg)