Berita Paser Terkini

Aksi Penipuan Catut Nama Wabup Paser Syarifah Masitah Assegaf via Pesan WhatsApp

Di tengah lesuhnya ekonomi masyarakat saat ini di masa pandemi Covid-19, ada saja celah yang dilakukan oleh seseorang.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Screenshoot percakapan bukti penipuan yang dikirim oleh Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf, yang mencatut namanya melalui pesan WhatsApp pada Selasa (7/9/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Di tengah lesuhnya ekonomi masyarakat saat ini di masa pandemi Covid-19, ada saja celah yang dilakukan oleh seseorang untuk melakukan penipuan.

Seperti halnya yang dialami oleh Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf, dimana ada seseorang yang mencatut namanya dengan berkedok mengirimkan sejumlah uang untuk bantuan sosial.

Saat dikonfirmasi, Wabup Paser membantah adanya pernyataan tersebut yang digunakan oknum untuk melancarkan aksinya melalui pesan WhatsApp.

Untuk itu, Ia mengimbau Masyarakat Kabupaten Paser, utamanya pemilik Pesantren, Masjid, Langgar atau musholla, dan Yayasan agar tidak serta merta percaya.

Baca juga: Wabup Paser Serahkan Bantuan Paket Sembako dari IKA Unmul untuk Warga Terdampak Covid-19

Baca juga: Foto Wabup Paser tak Ada di Banner Pelantikan Dirut Perumda Air Minum Tirta Kandilo

Baca juga: Jadi Rutinitas Mingguan, Wabup Paser Ajak Warga Bersihkan Lingkungan di Masa Pandemi Covid-19

Diharapkan Masyarakat agar berhati-hati dan waspada serta tidak langsung percaya apapun alasannya.

"Karena saya tidak pernah memberikan bantuan dengan cara mentransfer langsung ke rekening orang yang dibantu," tegas Masitah pada Selasa (7/9/2021).

Nomor telefon yang digunakan oknum tersebut yaitu 081221773396, dengan modus akan mentransfer dana bantuan ke rekening Pondok Pesantren, Sekolah dan Yayasan.

Setelah bukti slip transfer di edit dengan nama Syarifa Masita Assegaf, pelaku meminta dana yang di transfer tersebut dibagikan lagi ke Pondok atau Yayasan, Langgar atau Mushola dengan mencantumkan nomor rekening yang dikirimkan.

Baca juga: Wabup Paser Galakkan Jumat Bersih, Mengaku Terdorong oleh Keindahan Kota Bontang

Sudah ada korban 1 orang, dari pondok pesantren teknologi MIC yang mentransfer 5 juta.

"Karena yakin setelah melihat bukti transfer ke yayasannya langsung dengan nama Syarifa Masita, padahal nama ibu tidak seperti itu," urainya.

Selain itu, juga ada nomor lain yang digunakan pelaku lagi, untuk menipu perorangan, dengan alasan ibu wakil mau berangkat dan meminjam dana untuk perjalanan dinas.

"Alasannya dana perjalanan dinas saya belum keluar, sekali lagi mohon ke hati-hatiannya dalam menerima WA dari orang yang tidak dikenal yang mengatasnamakan saya sebagai Wakil Bupati Paser," imbuh Masitah.

Untuk itu, Wabup Paser berpesan, jika ada yang menerima pesan yang mengatasnamakan dirinya, agar terlebih dahulu menghubungi ajudan atau stafnya, Syach Alhaj, Santi Cahyanti, dan Hendri Aspanda. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved