Kisah di Balik 3 Anggota TNI Dicopot & Ditahan Karena Istri Hujat Wiranto, Kata Suami hingga Dampak
Tak hanya dari masyarakat kalangan biasa, 3 istri anggota TNI pun mengunggah konten negatif terkait penusukan terhadap Wir
TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto ditusuk oleh SA saat baru turun dari mobil di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Wiranto ditusuk usai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar.
Wiranto berencana akan kembali ke Jakarta dengan naik helikopter.
• Sebelum Penusukan, Satu Sosok Ini Ternyata Sempat Larang Wiranto ke Pandeglang, Tapi Tak Diiyakan
• Mengenal Sosok NAS, Terduga Teroris Pendukung ISIS Menikahkan Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto
• Pendukung Jokowi Ungkap Masa Lalu Irma Nasution, Istri eks Dandim Kendari yang Nyinyir ke Wiranto
• Gegara Nyinyiran Istri Anggota TNI Soal Wiranto, Dua Dandim Kena Imbas, Minta Maaf hingga Dicopot
Peristiwa penusukan yang dialami Menko Polhukam pun ramai di media sosial.
Menanggapi kabar penyerangan terhadap pejabat negara yang sudah eksis sejak jaman kepemimpinan Presiden Soeharto ini, masyarakat banyak yang tidak bersimpati, bahkan menyebutnya sebagai kejadian yang direkayasa.
Salah satunya disampaikan oleh akun @Nazar81019243 di Twitter.
“Enggak percaya. Di situ ada TNI dan orang-orang dekat Pak Wiranto, kok kayak tidak ada reaksi terhadap pelaku,” tulisnya.
Tak hanya dari masyarakat kalangan biasa, tiga istri anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) pun mengunggah konten negatif terkait penusukan terhadap Wiranto.
Akibatnya, tiga personel TNI tersebut mendapat saksi hukum dan dicopot dari jabatannya.
Ketiga istri TNI dinilai berujar secara tidak pantas di media sosial, terkait kasus penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto.
Tak hanya itu, ketiga istri anggota TNI itu pun dilaporkan ke polisi karena dianggap melanggar UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Berawal dari unggahan sang istri
Tiga personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapat saksi hukum dan dicopot dari jabatannya.
Ketiganya diberikan sanksi dan hukuman disiplin, lantaran ulah istri mereka yang mengunggah konten bernada negatif di media sosial.
Istri ketiganya dinilai berujar secara tidak pantas di media sosial, terkait kasus penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.