Kanal

Ekonom Faisal Basri Ungkap Ahok BTP Bisa Dipecat Seperti eks Dirut BUMN Pertamina Era Rini Soemarno

ekonom Faisal Basri menilai Ahok BTP di BUMN Pertamina

TRIBUNKALTIM.CO - Ekonom Faisal Basri ungkap Ahok BTP bisa dipecat seperti eks Dirut BUMN Pertamina era Rini Soemarno.

Mulanya, Faisal Basri menaruh harapan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan membawa perubahan di BUMN yang dipimpinnya, disebut-sebut Pertamina.

Diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir dan Presiden Jokowi berniat merekrut Ahok sebagai bos salah satu BUMN besar di Negeri ini, konon Pertamina.

Masuknya nama Basuki Tjahja Purnama BTP alias Ahok ke dalam salah satu jabatan direksi di Perseroan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) menurut Ekonom Senior Indef, Faisal Basri akan membawa ke arah perbaikan lebih baik.

Dia berharap Ahok tidak bekerja sendirian dalam mengubah kinerja perseroan yang akan dipimpin.

"Kalau tanpa tim ya berat. Ahok itu bukan malaikat, tapi roh Ahok bisa menjadi motor perubahan.

Mata Najwa, Anggota Surya Paloh Ungkap Mulan Jameela Masuk DPR, Balas Jasa Gerindra ke Ahmad Dhani

• Datangkan Ustadz Abdul Somad Tanpa Izin, Pegawai KPK Diperiksa Agus Rahardjo, Soal Track Record UAS

• Anak Buah Megawati Kritik Kapolri Idham Aziz, Bandingkan dengan Tito Karnavian dan Polisi Buncit

• Ditolak Arie Gumilar Cs Masuk BUMN Pertamina, Respon Ahok BTP Kok Begini, Tuhan Aja Ada yang Nentang

Tapi itu juga nggak cukup, syarat perlunya harus dipenuhi," kata Faisal Basri ditemui usai menghadiri Kongkow Bis9'nis Pas FM, di Jakarta, Rabu (20/11/2019) seperti dikutip dari artikel Kompas.com berjudul "Faisal: Ahok Itu Bukan Malaikat, tetapi Roh Motor Perubahan"

Lebih lanjut, Faisal Basri mengkhawatirkan, bila Ahok ditugasi untuk mengubah kinerja perseroan secara individual maka akan terjadi chaos di tubuh internal.

Dengan alasan, Ahok bukanlah orang yang ahli dalam membidangi bidang tersebut.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews

Gadis 18 Tahun di Jatim Diperkosa 5 Pria dan Direkam, Videonya Viral Sampai ke Orangtua Korban

Berita Populer