Keluarga Pria yang Tewas Gantung Diri di Samarinda Seberang Sewa Pengacara, Minta Jasad Diautopsi
Keluarga mendiang Reza Asyari (28) berencana meminta pihak kepolisian untuk mengautopsi jenazah Reza Asyari.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Keluarga mendiang Reza Asyari (28) berencana meminta pihak kepolisian untuk mengautopsi jenazah Reza Asyari.
Kematian Reza Asyari disinyalir bukan karena bunuh diri. Keluarga menyakini penyebab kematian Reza Asyari karena faktor lain.
Saat ini pihak keluarga sudah menunjuk kuasa hukum untuk mengawal kasus ini. Pengacara keluarga, Rubadi dipercaya untuk melanjutkan proses hukum.
Kepada wartawan, Rubadi menerangkan kejanggalan dari kematian Reza harus diungkap. Ciri-ciri jenazah tak tampak layaknya orang bunuh diri.
"Sudah 2 minggu yang lalu memang dimakamkan, tapi sekarang kita meminta untuk
autopsi jenazahnya," ujar kuasa hukum, Rubadi kepada wartawan.
Usulan permintaan autopsi pun sudah disampaikan ke Polsek Samarinda Seberang. Saat ini dia masih menunggu hasil tindaklanjut dari laporan tersebut. "Katanya minggu depan akan disampaikan," ujar dia.
Baca Juga;
TRIBUN TRAVEL Pacifica Lokasi Kuliner Nusantara di Penyangga Ibu Kota Baru, Memori Tempo Doeloe
Tatap Pilkada 2020, KPU Balikpapan Soroti TNI Polri Jabat Ketua RT, Noor Thoha Berikan Saran Begini
Pemprov Akui Lalu-lintas Batu Bara di Sungai Mahakam Ganggu Pesut, RASI: Sudah Tercemar Timbal Logam
Wasit yang Pernah Kecewakan I Rossoneri Pimpin Derby Della Madoninna, tapi Ini Kabar Baik Milan
Sementara itu, Ayah Reza Asyari, Ajianur menuturkan sesaat mendengar kematian putranya ia sangat terpukul.
Pernyataan Aji kala itu berbeda dengan keinginannya sekarang. "Memang saya minta dimakamkan cepat, karena ia trauma dan sangat terpukul," ujarnya.
Baca Juga;
Gawat, Ternyata Indonesia Tak Punya Alat Deteksi Virus Corona, WHO Khawatir, Ini Penjelasan Pakar