Kanal

Penggali Makam Yusuf Balita Hilang dari PAUD Samarinda, Terkejut Saat Dapat Perintah Pembongkaran

Misbah (50) penggali makam mengatakan baru pertama kali mendapatkan tugas membongkar makam selama ia menjadi penggali makam.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penggali makam balita Yusuf di TPU Muslimin Damanhuri, Jalan KH Damanhuri, Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda Kalimantan Timur pada Selasa (18/2/2020) terkejut saat banyak petugas kepolisian yang datang.

Misbah (50) penggali makam mengatakan baru pertama kali mendapatkan tugas membongkar makam selama ia menjadi penggali makam.

Misbah terkejut saat menggali makam dengan pengawalan dari kepolisian, ia mengungkapkan kali pertama menggali dengan pengawalan ketat dari kepolisian.

"Saya tanya, ini ada apa pak kok banyak polisi, jadi bilangnya ada orang mau liat gitu, karena saya ditugaskan menggali ya jadi saya lanjut aja,"

Misbah sudah 10 tahun menjadi penggali makam di TPU Muslimin Damanhuri, Jalan KH Damanhuri, Kecamatan Samarinda Utara.

Lanjutnya tak ada kendala berarti dalam pembongkaran makam jasad,
"Cuman berair aja kayak biasa aja," pungkasnya.

Makam Dibongkar Autopsi Mabes Polri

Kasus balita Ahmad Yusuf yang hilang di PAUD Samarinda Kalimantan Timur dan ditemukan meninggal dunia dengan organ tubuh tidak lengkap di sebuah parit.

Aparat kepolisian pun melakukan pembongkaran makam dari Ahmad Yusuf. Berlangsung pada selasa (18/2/2020) di TPU Muslimin jalan Damanhuri

Tim Ahli Forensik Mabes Polri yang akan autopsi Jasad Balita Yusuf.

Halaman
1234
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim

Detik-detik Evakuasi Pria yang Terjepit Batu Selama 10 Jam, Genset Mati, Sempat Makan dan Diinfus

Berita Populer