Kanal

CPNS 2020 Kembali Dibuka, Ratusan Ribu Pelamar Kena Blacklist Tak Bisa Ikut, Ketahuan Cuma Coba-coba

CPNS 2020 - Peserta bersiap untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/2/2020). Badan Kepegawaian Daerah atau BKD DKI Jakarta mencatat pelamar CPNS DKI Jakarta pada 2019 sebanyak 50.528 pelamar, peserta yang lolos administrasi dan lolos tes SKD untuk mengisi 3.390 formasi CPNS yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar terbaru, seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan kembali dibuka tahun 2020 ini, namun ada ratusan ribu pelamar CPNS 2019 yang kena blacklist gara-gara ketahuan cuma coba-coba ikut tes.

Menpan RB Tjahjo Kumolo sendiri sudah memastikan tes kembali dibuka tahun 2020 dan tersedia untuk sejumlah formasi.

Berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) ada sebanyak 287ribu orang pelamar CPNS 2019 yang tak hadir seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilarang ikut tes CPNS berikutnya

Karena ketidakhadiran tersebut, BKN memastikan akan memberikan sanksi untuk memberi efek jera terhadap peserta yang tidak hadir alias absen tersebut.

Kabar Baik Pelamar CPNS yang Gagal, Peluang di 2020 Ternyata Cukup Besar, Banyak Formasi yang Kosong

• Inilah Daftar 5 Intansi CPNS Pusat dan Daerah dengan KeLulusan Tertinggi, Ada yang Tembus 90 Persen

• Kala Tahun 2019 tak Dapat formasi, DPRD Penajam Minta Pemkab Harus Dapat formasi CPNS 2020

• Umumkan Jadwal SKD CPNS formasi 2019, Gubernur Irianto: KeLulusan Murni Prestasi Peserta Sendiri

Kepala Badan Kepegawaian Negera ( BKN), Bima Haria Wibisana menyesalkan ketidakhadiran sebanyak 287.965 peserta dalam SKD CPNS berbasis Computer Assisted Test (CAT).

"Kami akan memberi sanksi kepada pelamar yang coba-coba dan tidak bisa mengikuti PNS tahun berikutnya," katanya Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com

Video Detik-detik Kades di Sulsel Dikeroyok dan Dihajar Warga, Polisi: Karena Dilarang Salat

Berita Populer