Taksi Berhenti di Pinggir Jalan, Sopir Keluar Minta Tolong, Seorang Penumpang Meninggal Dalam Mobil

Valery (42) sopir taksi online di Palembang, Sumatera Selatan memasang teralis besi di mobilnya untuk menangkal aksi begal, Jumat (15/11/2019).(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

TRIBUNKALTIM.CO  - Sebuah taksi online Daihatsu Xenia warna hitam bernopol L-1070-PI tiba-tiba berhenti di Jalan Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Selasa (12/5/2020) siang.

Sopir taksi itu keluar dari mobil dan meminta pertolongan kepada warga di sekitar tempat itu. Sopir taksi yang bernama Gatot mengatakan ada seorang wanita penumpang taksi online meninggal dunia di dalam mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol L-1070-PI yang dikemudikannya dan akhirnya berhenti di Jalan Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Selasa (12/5/2020) siang.

Informasi yang dihimpun, penumpang berinisial IM ( 42 ), warga Surabaya itu meninggal dunia saat menumpang taksi online yang dikemudikan oleh Gatot.

Gatot mengatakan, sebelum diketahui meninggal dunia di dalam mobil, IM sempat batuk lalu kejang-kejang. "Kayak batuk dua kali, belum muntah. Saya menoleh ke belakang, nah kok kejang-kejang. Terus jatuh ke samping," ujar Gatot di lokasi, Selasa.

Mendapati penumpangnya kejang-kejang, Gatot menghentikan laju mobil di bahu jalan. Dia keluar dari mobil dan meminta pertolongan warga, tukang becak, dan pedagang kaki lima yang ada di sepanjang jalan.

Anak Buah Idham Azis Bongkar Kebohongan Begal Sadis Pembunuhan Sopir Taksi Online di Rawamangun

Tangis Pilu Istri Sopir Taksi Online Korban Begal Saat Jasad Suami Diautopsi, Ternyata Hamil 2 Bulan

Gegara tak Mampu Bayar Ongkos Rp 1,7 Juta, Empat Wanita Cantik Tega Membunuh Sopir Taksi Online

"Saya berhentikan mobil di situ, lalu saya minta tolong. Mungkin orang takut, terus diteleponkan orang kelurahan," ujar Gatot.

Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati Saragih mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan anggota Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk mengupayakan proses evakuasi terhadap korban. Rencananya jenazah korban akan dibawa ke RSUD Dr Soetomo Surabaya. "Kami tentu pakai Alat Pelindung Diri ( APD ). Ini mau evakuasi, dibawa ke RSUD Dr Soetomo," ujar Masdawati.

Berita Populer