Kamis, 9 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Masa Peralihan jadi UIN, Kampus IAIN Samarinda Berencana Tambah Fakultas Baru

Dalam rangka menyambut peralihan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda menjadi Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris.

Editor: Budi Susilo
HO/IAIN SAMARINDA
KAMPUS DI KALTIM - IAIN Samarinda melangsungkan Rapat Akbar dan tasyakuran peralihan status IAIN Samarinda menjadi UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda di Auditorium Kampus II IAIN Samarinda, Jalan H.A.M Rifaddin Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (31/5/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dalam rangka menyambut peralihan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda menjadi Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Pihak sivitas akademika IAIN Samarinda menyelenggarakan rapat akbar dan syukuran alih status IAIN Samarinda pada Senin (31/5/2021).

Agenda tersebut dilaksanakan di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus II IAIN Samarinda, Jalan H.A.M. Rifaddin, Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut dilangsungkan pada pagi hari. Turut dihadiri oleh seluruh wakil rektor, para dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa IAIN Samarinda dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Viral di Medsos Mahasiswa IAIN Samarinda, Ikuti Proses Wisuda Drive Thru Menaiki Mobil Truk

Disampaikan oleh Koordinator Humas IAIN Samarinda, Agus Prajitno, bahwa civitas akademika IAIN Samarinda sangat bersyukur.

Sebab telah berhasil menempuh segala tahapan dan mekanisme peralihan dari IAIN menuju UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

Meskipun begitu, ungkapnya, IAIN Samarinda masih dalam masa peralihan statuta.

Termasuk sistem organisasi tatanan kerja (ortaker) di struktur internal IAIN sendiri maupun sarana penunjang yang lain, seperti pengadaan fakultas dan program studi baru.

Baca Juga: Respon Raperpres Tugas TNI Atasi Terorisme, IAIN Samarinda dan Academics TV Gelar Webinar Nasional

"Saat ini kita dalam masa peralihan, tentu ada sistem dan struktur yang berbeda dari IAIN menjadi UIN, maka kami masih menyusun itu," ujarnya pada Senin (31/5/2021).

Lalu terkait fakultas dan program studi yang ada berdasarkan ketentuannya kalau UIN itu minimal punya 6 fakultas.

"Sekarang kita punya 4 fakultas utama di bidang keagamaan, tentu kita membutuhkan fakultas dan program studi penunjang tambahan selain 4 fakultas utama tersebut," jelasnya.

Mengenai fakultas yang direncanakan akan ditambahkan Agus menjelaskan saat ini yang utama adalah fakultas Sains dan Teknologi (Saintek).

"Saat ini yang direncanakan untuk fakultas Saintek, sebagai penunjang fakultas keagamaan lainnya agar mahasiswa nantinya dapat belajar ilmu sains dan teknologi sekaligus dapat poin plus nya dengan bekal pengetahuan agama," ucapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved