Berita Nasional Terkini

Tak Tinggal Diam Ditegur Luhut Soal Penanganan Covid-19 di Solo, Gibran: Kita Tidak Tolak Pasien

Editor: Christoper Desmawangga
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Sempat ditegur Luhut soal penangan Covid-19 di Kota Solo, Gibran pun tak tinggal diam.

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan tengah menyoroti pemerintah Kota Solo.

Bukan tanpa sebab hal itu dilakukan, pasalnya Kota Solo kini memiliki angkat kematian akibat Covid-19 yang cukup tinggi.

Bahkan, Luhut Pandjaitan tak segan-segan menegur Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang tak lain merupakan anak pertama dari Presiden Joko Widodo ( Jokowi).

Tak tinggal diam ditegur Luhut Pandjaitan, Gibran lantas menjelaskan mengenai penyebab tingginya angka kematian di Kota Solo.

Menanggapi hal tersebut, Gibran langsung menepis perihal angka kematian yang tinggi itu.

Baca juga: TERUNGKAP Penyebab Walikota Solo Gibran Rakabuming Positif Covid-19, Cek Kondisi Selvi dan Jan Ethes

"Saya sudah menjelaskan kepada Pak Luhut, bahwa angka kematian di Solo tinggi karena menerima pasien dari luar kota juga," katanya pada Kamis (29/7/2021).

Gibran menegaskan, bahwa angka kematian kebanyakan dari pasien Covid-19 berasal dari luar kota.

"Apabila dibandingkan, pasien dari Solo dan dari luar, kematian lebih tinggi dari yang luar Solo," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa rumah sakit di Solo tidak akan menolak pasien dari luar kota, apapun alasannya.

"Kita tidak mungkin menolak pasien, jadi kalau ada yang datang pasti diterima, bahkan dari luar Solo Raya, hingga Jawa Timur juga ada," jelasnya, seperti dilansir dari TribunSolo.com berjudul Wali Kota Solo Gibran Kena Tegur Menko Luhut Binsar Pandjaitan, Kenapa?

Baca juga: Gibran Walikota Solo Positif Covid, Terungkap Kondisi Terkini Sang Istri Selvi Ananda dan Jan Ethes

Halaman
1234