Mata Najwa

Postingan Mata Najwa Kembali Sindir Habis KPK, Najwa Shihab: Maling Kok Diajak Kolaborasi?

Najwa Shihab menyebut rencana tersebut sulit diterima akal sehat setelah puluhan pegawai KPK saja disingkirkan

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syaiful Syafar
Kolase Tribunnews.com | Instagram @matanajwa
Kolase foto gedung KPK dan pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab. Kabar terbaru, postingan Najwa Shihab kembali menyindir habis KPK terkait rencana melibatkan napi korupsi sebagai agen antikorupsi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Postingan Instagram Mata Najwa kembali menyindir habis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat video berjudul "Maha Ampun untuk Maling".

Sindiran Mata Najwa tersebut terkait rencana KPK untuk menggandeng narapidana sebagai agen antikorupsi.

Dalam narasinya, Najwa Shihab menyebut rencana tersebut sulit diterima akal sehat setelah puluhan pegawai KPK saja disingkirkan melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang ajaib.

Dalam rekaman suara, Najwa Shihab juga menjelaskan KPK telah merancang skema yang memungkinkan sejumlah narapidana maling diajak kampanye pemberantasan korupsi.

Bahkan nantinya napi korupsi akan diminta memberikan testimoni tentang pengalamannya selama menjalani proses hukum.

Baca juga: Soal Rencana Rekrut Mantan Koruptor Jadi Penyuluh Antikorupsi, KPK Tuai Kritikan dan Sindiran

Rekaman suara Najwa Shihab menyebutkan sudah ada beberapa napi yang lolos skrining, dan memiliki sikap moral dan integritas antikorupsi.

Namun yang jadi pertanyaan, lanjut Najwa, testimoni apa yang akan dibagikan oleh orang-orang ini (mantan napi korupsi) yang selama ini bersiasat menyusun muslihat untuk mengakali hukum.

"Banyak di antara maling-maling ini yang tak mengakui perbuatannya pasang wajah melas mengiba pada hakim mohon dibebaskan dari segala tuduhan dan meski sudah mendekam dibui tak sedikit yang mempermainkan dan polah tingkah yang bikin kita marah," tegas Najwa Shihab.

Presenter Mata Najwa itu kemudian mengambil contoh Setya Novanto alias Papa setnov yang penuh drama merekayasa kasus.

Bahkan, sudah dipenjara pun Setnov masih menikmati ragam kemewahan.

"Jangan-jangan kita disuruh belajar dari mereka bagaimana caranya menilep uang rakyat dengan segala macam tips and trick-nya atau belajar mendapatkan korting hukum di pengadilan," tutur Najwa Shihab.

"Ini sulit diterima akal sehat setelah puluhan pegawai KPK saja disingkirkan melalui tes wawasan kebangsaan yang ajaib ini, kok maling malah diajak kolaborasi?," tanya Najwa Shihab.

Baca juga: Firli Bahuri Disindir Habis di Mata Najwa, Reaksi Najwa Shihab saat Video Ketua KPK Diputar Ulang

Dijelaskan Najwa Shihab, nama-nama pegawai KPK yang dikasih sembarang label merah itu dicap tidak bisa dibina.

Sementara yang sudah jelas pelaku mengkhianati publik, menggarong uang negara, malah dikasih kesempatan memulihkan nama baiknya.

Presenter Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa beberapa waktu lalu, malam in acara Mata Najwa akan mengangkat tema 'Kawal Uang rakyat'
Presenter Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa beberapa waktu lalu yang mengangkat tema 'Kawal Uang Rakyat'. (YouTube/Najwa Shihab)

Pelibatan maling seperti ini, kata Najwa, berangkat dari kepercayaan bila korupsi selalu tentang budi pekerti, akhlak dan tabiat individu sehingga bisa diatasi melalui cerita dan petuah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved