Perkuat Hilirisasi, KPI Perpanjang Kerja Sama Produk Petrokimia dengan Pertachem
Pertamina memperkuat bisnis di sektor petrokimia sebagai bagian dari komitmen menjalankan agenda hilirisasi industri
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat bisnis di sektor petrokimia sebagai bagian dari komitmen menjalankan agenda hilirisasi industri yang dicanangkan pemerintah guna mendukung perekonomian nasional.
Komitmen tersebut ditandai dengan perpanjangan kerja sama jual beli produk petrokimia antara KPI dan PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem).
Penandatanganan perpanjangan kerja sama ini dilakukan di Jakarta dan dihadiri jajaran direksi serta manajemen kedua perusahaan, termasuk sejumlah mitra strategis dari sektor petrokimia dalam negeri.
Direktur Optimasi Feedstock & Produk KPI, Erwin Suryadi, mengatakan perpanjangan kerja sama ini merupakan wujud nyata sinergi Pertamina Group dalam memperkuat hilirisasi industri petrokimia nasional.
Baca juga: DPRD Balikpapan Kawal RDMP Pertamina Jelang Operasional, Tenaga Kerja Lokal jadi Sorotan
“Kerja sama ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional serta mendukung agenda hilirisasi industri,” ujar Erwin.
Menurutnya, rantai hilirisasi petrokimia tidak hanya berhenti di lingkungan Pertamina, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan industri dalam negeri.
Kerja sama antara KPI dan Pertachem sendiri telah terjalin sejak 2021 atau selama empat tahun terakhir.
Dalam perpanjangan kali ini, kedua perusahaan menandatangani tiga perjanjian penting untuk memperluas kerja sama strategis di sektor petrokimia.
Penandatanganan tersebut meliputi perpanjangan perjanjian jual beli produk aromatik, olefin, dan resin polytam, serta penandatanganan perjanjian baru terkait penjualan produk special chemical.
VP Commercial & Sales PT KPI, Aji Danardono, menilai industri petrokimia memiliki peluang besar di Indonesia.
Baca juga: Sidak Wawali Samarinda Temukan Isi Tabung LPG 12 Kg Kurang dari Takaran, Pertamina Langsung Tarik
Salah satunya karena sektor ini juga berperan dalam menopang pengembangan energi terbarukan (renewable energy).
“Dengan fondasi yang kuat ini, kami berharap kerja sama KPI dan Pertachem dapat menjadi motor penggerak industri petrokimia nasional,” ujar Aji.
Ia menegaskan, sinergi dan kolaborasi dalam ekosistem Pertamina menjadi kunci utama agar produk petrokimia dalam negeri dapat terserap optimal oleh industri.
“Tujuan kita adalah memastikan produk-produk ini bisa diserap oleh industri sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Petrochemical Trading, Aribawa, menyampaikan bahwa Pertamina Group, khususnya KPI dan Pertachem, memiliki peran strategis dalam mendukung hilirisasi petrokimia di Indonesia.
| 10 Fakta Viral Kasus Daycare di Yogyakarta yang Digerebek Polisi Imbas Dugaan Aniaya Anak |
|
|---|
| 3 Wilayah Kaltim yang Diprediksi BMKG Turun Hujan Hari Ini 26 April 2026 |
|
|---|
| Prediksi Skor Chelsea vs Leeds United di FA Cup dan Susunan Pemain, Siapa Lawan Man City di Final? |
|
|---|
| Gempa Pagi Ini Guncang Kuta Selatan Bali Magnitudo 3,4, Cek Info BMKG |
|
|---|
| Update Data Penerima Bansos Terbaru April 2026 di Link Resmi Kemensos – Cara Cek Desil Bansos 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251224_Hilirisasi-Pertamina-2025.jpg)