Senin, 13 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Pemerataan IKD Balikpapan Terkendala Alat dan Smartphone, Disdukcapil Turun Langsung ke Warga

Disdukcapil Balikpapan percepat aktivasi IKD di Balikpapan Barat, namun terbentur keterbatasan alat dan akses teknologi warga

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO/Siti Zubaidah
JEMPUT BOLA - Tirta Dewi Kepala Disdukcapil Balikpapan saat diwawancarai Tribun Kaltim di Pemkot. Disdukcapil Balikpapan percepat aktivasi IKD di Balikpapan Barat, namun terbentur keterbatasan alat dan akses teknologi warga. (TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH) 

Ringkasan Berita:
  • Disdukcapil Balikpapan mengalihkan fokus aktivasi IKD ke Balikpapan Barat dengan metode jemput bola.
  • Keterbatasan alat dan akses smartphone menjadi kendala utama pemerataan layanan digital.
  • Peran RT dinilai krusial dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program IKD.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan mulai mengalihkan fokus pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) ke wilayah Balikpapan Barat. 

Aktivasi IKD Balikpapan ini dilakukan sebagai upaya pemerataan layanan administrasi kependudukan berbasis digital yang selama ini belum sepenuhnya menjangkau seluruh masyarakat.

Langkah ini diambil setelah keterbatasan fasilitas layanan di sejumlah titik dinilai belum mampu mengakomodasi kebutuhan warga, khususnya di wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

Kepala Disdukcapil Balikpapan, Tirta Dewi, menyebut distribusi perangkat aktivasi IKD saat ini masih terbatas.

Setiap wilayah hanya memiliki tiga hingga empat unit alat, sehingga pelayanan belum bisa dilakukan secara merata.

Baca juga: Jajaran Lapas Balikpapan dan Paguyuban Ibu-ibu Kompak Donor Darah demi Kemanusiaan

“Kita akan jemput bola ke Balikpapan Barat yang belum kita tempatkan alat. Karena di masing-masing wilayah hanya ada tiga atau empat alat, jadi belum bisa menjangkau semua,” ujar Tirta.

Kondisi tersebut mendorong Disdukcapil untuk mengubah strategi pelayanan agar lebih adaptif dan menjangkau masyarakat secara langsung.

Layanan Jemput Bola di Kelurahan

Sebagai langkah konkret, Disdukcapil membuka layanan langsung di Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, selama satu bulan penuh.

Program ini dijalankan dengan pola jemput bola hingga ke tingkat kelurahan dan rukun tetangga (RT).

“Mulai besok kami di Kelurahan Margasari selama satu bulan penuh. Kami sudah sosialisasi dengan kelurahan, camat, dan juga berkoordinasi dengan para RT,” katanya.

Baca juga: Persiba Balikpapan Kalah dari Persipura karena Pemainnya Banyak Kram, Kini Terancam Degradasi

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga sekaligus mempercepat proses digitalisasi administrasi kependudukan.

Peran ketua RT menjadi kunci dalam percepatan aktivasi IKD

Disdukcapil tidak hanya melibatkan mereka dalam sosialisasi, tetapi juga memberikan akses akun agar dapat turut mendorong warga.

“Kami sudah komunikasi dengan RT, mereka juga punya akun. Mereka diberikan tanggung jawab untuk menghimbau warganya agar melakukan aktivasi IKD di kelurahan masing-masing,” jelas Tirta.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved