Rabu, 10 Juni 2026

Berita Pemkot Balikpapan

Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud Beri Peringatan ke Sekolah Soal SPMB 2026, Cegah Praktik Titipan

Walikota Balikpapan Rahmad Masud memberikan peringatan tegas kepada seluruh sekolah agar pelaksanaan SPMB 2026 dilakukan sesuai prosedur. 

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH
PERINGATKAN SEKOLAH - Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud saat diwawancarai Tribun Kaltim di Kantor Pemerintah Balikpapan, Selasa (9/6/2026). Ia memberikan peringatan tegas kepada seluruh sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan agar pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026 dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur.  (TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH) 
Ringkasan Berita:
  • Seluruh tahapan penerimaan murid baru harus dilaksanakan sesuai aturan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menjamin kesempatan yang sama bagi setiap siswa.
  • Pemerintah Kota Balikpapan menekankan pentingnya pengawasan terhadap proses seleksi guna mencegah pelanggaran dan praktik yang menyimpang dari ketentuan.
  • Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada isu yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah maupun sekolah terkait SPMB 2026.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Walikota Balikpapan Rahmad Masud memberikan peringatan tegas kepada seluruh sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan agar pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026 dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur. 

Langkah ini diambil untuk menutup celah praktik menyimpang sekaligus memastikan semua calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan melalui jalur penerimaan yang tersedia.

Setiap tahapan penerimaan siswa baru tahun ini harus berjalan berdasarkan aturan yang berlaku guna menghindari munculnya kecurigaan maupun polemik di tengah masyarakat.

Kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan harus dijaga dengan memastikan seluruh proses seleksi berlangsung adil, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Disdikbud Balikpapan Pastikan SPMB 2026 Lebih Transparan dan Bebas Titipan

“Saya sudah pesan kepada Kepala Dinas juga agar anak-anak yang masuk sekolah jangan ada yang berburuk sangka. Pokoknya jalankan sesuai dengan prosedur. Karena kalau tidak sesuai dengan prosedur nanti akan menimbulkan persoalan dan kecurigaan di tengah masyarakat,” kata Rahmad Masud, Rabu (10/06/2026).

Pemerintah Kota Balikpapan tidak ingin ada praktik yang menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan.

Transparansi menjadi kunci utama dalam menjaga kredibilitas pelaksanaan SPMB 2026.

Karena itu, pihak sekolah diminta aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait persyaratan, kuota, jalur penerimaan, hingga mekanisme seleksi yang digunakan.

Baca juga: SPMB Balikpapan 2026 Gratis, Simak Jadwal, Syarat, dan Larangan KPK untuk Sekolah

Selain itu, Dinas Pendidikan diminta melakukan pengawasan secara ketat terhadap seluruh proses penerimaan siswa baru.

Langkah tersebut penting untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang berpotensi merugikan masyarakat maupun mencederai integritas sistem pendidikan.

“Kita ingin semuanya berjalan baik. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa dirugikan atau menilai proses penerimaan tidak adil. Karena itu saya minta seluruh pihak menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Rahmad Masud juga mengimbau orang tua calon peserta didik agar mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah maupun sekolah.

Baca juga: Ketua DPRD Balikpapan Kawal SPMB 2026, Tekankan Sistem Adil dan Bebas Diskriminasi

Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada isu atau informasi yang belum terverifikasi terkait proses penerimaan siswa baru.

Pemkot Balikpapan berharap SPMB 2026 dapat berjalan lancar, objektif, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat. (dha/Adv Diskominfo Balikpapan)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved