Minggu, 24 Mei 2026

Ramadan 2026

Atraksi Sembur Api Curi Perhatian saat Pawai Obor Ramadan 2026 di Tarakan

Kobaran api membelah langit malam Kota Tarakan, Kalimantan Utara, saat pawai obor Ramadan 2026 digelar.

Tayang:
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
ATRAKSI SEMBUR API - Momen atraksi sembur api oleh personel Perpedayak di kegiatan Pawai Obor Tarakan sukses mencuri perhatian ribuan warga yang ikut menonton tadi malam, Senin (16/2/2026). (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH) 

Ringkasan Berita:
  • Pawai Obor Ramadan 1447 H di Tarakan berlangsung meriah dengan ribuan warga memadati rute.
  • Atraksi sembur api dari tiga anggota Perpedayak menjadi sorotan utama malam itu.
  • Tradisi Pawai Obor disebut sebagai kearifan lokal yang terus dirawat lintas generasi.

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Kobaran api membumbung tinggi memecah gelap malam, disambut decak kagum ribuan warga yang memadati sisi jalan.

Atraksi sembur api menjadi sorotan utama dalam Pawai Obor menyambut Ramadan 1447 H di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (16/2/2026) malam.

Cahaya obor bambu yang berderet panjang menciptakan kilau jingga di sepanjang rute Pawai Obor

Asap tipis mengepul, berpadu aroma minyak tanah yang tercium samar di udara. 

Baca juga: Jadwal Masuk dan Libur Sekolah Selama Ramadan 2026, Rincian Libur Panjang Idul Fitri

Lantunan hadrah mengalun ritmis, diselingi sorak semangat masyarakat yang tumpah ruah menyaksikan iring-iringan peserta.

Tak hanya cahaya obor yang memecah gelap malam, atraksi sembur api yang ditampilkan salah satu rombongan peserta sukses mencuri perhatian.

Kobaran api membumbung tinggi ke udara, disambut decak kagum warga yang memadati sisi jalan sepanjang rute Pawai Obor.

Salah satu rombongan yang tampil memukau datang dari kelompok Persatuan Pemuda Dayak (Perpedayak) Tarakan.

Baca juga: Viral! Kemeriahan Pawai Obor di Berbagai Daerah Kaltim Sambut Puasa Ramadhan 2026

Ketua Perpedayak Tarakan, Jakir, mengatakan pihaknya menurunkan total 60 personel dalam Pawai Obor tahun ini.

“Total ada 60 orang yang ikut tadi malam. Kalau tahun lalu sekitar 50-an peserta. Tahun ini semua dirangkul, khususnya warga Sebengkok, ikut meramaikan,” ujar Jakir.

Ia menegaskan, Perpedayak tak pernah absen mengikuti Pawai Obor sejak 2005 hingga 2026. 

Bahkan, partisipasi mereka terus bertambah setiap tahunnya. 

Para peserta merupakan warga Tarakan yang tergabung dalam Perpedayak dan berdomisili asli di Sebengkok.

Baca juga: Daftar 7 Tradisi Ramadhan yang Kini Jarang Ditemui, Pawai Obor hingga Bangunkan Sahur Keliling

Dalam Pawai Obor kali ini, Perpedayak juga sekaligus mewakili Musala dan Masjid Baburrahim di Kelurahan Sebengkok. 

Penampilan hadrah menjadi salah satu suguhan utama rombongan mereka.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved