Berita Kaltara Terkini
Dihantam Badai, Kapal Long Boat Tenggelam di Tana Tidung, 2 Orang Hilang
Long boat berisi tiga orang tenggelam setelah dihantam badai di Perairan Tanah Merah, Tana Tidung, Kalimantan Utara.
Ringkasan Berita:
- Long boat berisi tiga orang tenggelam setelah dihantam badai di Perairan Tanah Merah, Tana Tidung.
- Satu korban selamat, sementara dua lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
- Operasi pencarian melibatkan SAR Tarakan, Polairud, dan masyarakat dengan berbagai armada laut.
TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG – Kecelakaan laut terjadi di Perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, setelah sebuah kapal long boat dihantam badai dan tenggelam pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.
Dua orang dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Tim SAR gabungan bergerak cepat menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan kapal long boat tenggelam di Perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Sabtu (21/3/2026).
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Tarakan, Dede Hariana, menyampaikan pihaknya menerima informasi kejadian tersebut pada sore hari dari keluarga korban.
Baca juga: Tim SAR dan Polisi Evakuasi 4 Korban Kapal Tenggelam di Long Iram Kubar
Peristiwa kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.30 WITA, saat sebuah long boat yang membawa tiga orang dihantam badai di sekitar lokasi kejadian.
Informasi awal diterima dari salah satu keluarga korban pada pukul 16.30 WITA, yang kemudian diteruskan kepada Kantor SAR Tarakan untuk segera dilakukan upaya pencarian dan pertolongan.
“Informasi kami terima dari keluarga korban, kemudian langsung kami tindak lanjuti dengan menyiapkan operasi SAR,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum laporan diterima SAR, korban selamat terlebih dahulu melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polairud Polda Kalimantan Utara.
Baca juga: Dua Korban Kapal Tenggelam di Sungai Meratak Kutai Timur Ditemukan Tewas
“Korban selamat melaporkan kejadian ke Polairud, kemudian diteruskan ke kami untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Dari data yang dihimpun, long boat tersebut mengangkut tiga orang, dengan satu orang atas nama Mahmud (50), warga Sebengkok, berhasil selamat.
Sementara dua korban lainnya, yakni Sudirman (48), warga Jembatan Besi dan Olleng (49), warga Sebengkok, hingga kini masih dalam pencarian.
Dede menyebutkan, tim SAR gabungan langsung melakukan briefing pada pukul 16.45 WITA sebelum diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Baca juga: Tragedi Sungai Meratak, Jasad Perempuan Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tim SAR Gabungan Kutim
“Tim langsung bergerak setelah briefing, dengan estimasi tiba di lokasi sekitar pukul 18.45 WITA,” jelasnya.
Lokasi kejadian berada di Perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, dengan koordinat 3°36'12.11" LU dan 117°42'24.03" BT, dengan jarak tempuh sekitar 17,47 nautical mile atau kurang lebih dua jam perjalanan laut dari Kantor SAR Tarakan.
Dalam operasi SAR hari pertama, sejumlah unsur terlibat di antaranya Kantor SAR Tarakan, Polairud Polda Kaltara, serta keluarga dan masyarakat setempat.
| Hilang Dua Hari, Warga Desa Binai Bulungan Ditemukan Meninggal Diduga Diserang Buaya |
|
|---|
| Tingkatkan SDM Lokal, Puluhan Pemuda Malinau Bakal Dikirim Pelatihan ke Jawa dan Samarinda |
|
|---|
| Politeknik Malinau Jadi Harapan Warga Kuliah Murah Tanpa Harus Keluar Daerah |
|
|---|
| Pemkab Malinau Latih 80 Pemuda Putus Sekolah Jadi Wirausaha Mandiri |
|
|---|
| BPOM Gencar Buru Kosmetik Bermerkuri di Kaltara, Tim Siber Intai Penjual Online |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260321_Operasi-pencarian-long-boat-tenggelam-di-Tana-Tidung-melibatkan-SAR-Tarakan.jpg)