Selasa, 14 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Kunjungan Lebaran di Lapas Tarakan Membludak, Ribuan Keluarga Lepas Rindu

Ribuan keluarga padati Lapas Tarakan saat Lebaran, melepas rindu dalam suasana haru

TRIBUNKALTARA.COM
KUNJUNGI KELUARGA - Tampak keluarga warga binaan Lapas Kelas IIA Tarakan membesuk keluarganya dan melalui proses pemeriksaan dan antrean. (HO/Dokumentasi Humas Lapas Kelas IIA Tarakan) 

Ringkasan Berita:
  • Lapas Tarakan dipadati ribuan pengunjung selama Lebaran 2026.
  • Hari pertama tercatat 1.130 pengunjung, hari kedua 1.083 orang.
  • Kunjungan menjadi momen emosional penting bagi warga binaan.

TRIBUNKALTIM.CO - Momen Hari Raya Idul Fitri 2026 benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk melepas rindu dengan keluarga yang tengah menjalani masa pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan.

Hingga hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026), layanan kunjungan di Lapas Tarakan masih dibuka dan terus dipadati pengunjung. Suasana haru dan penuh kehangatan terasa di ruang kunjungan serbaguna, ketika keluarga dan warga binaan akhirnya dapat bertatap muka secara langsung.

Momen ini menjadi ruang emosional yang sangat berarti, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi keluarga yang telah lama menunggu kesempatan untuk bertemu.

Ribuan Pengunjung Padati Lapas

Tingginya animo masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai ribuan orang hanya dalam dua hari pertama Lebaran.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri, mengungkapkan bahwa pada hari pertama Idul Fitri tercatat sebanyak 1.130 pengunjung.

Baca juga: Basarnas Tarakan Siaga SAR Khusus, Perketat Pengamanan Wisata Pantai Amal

Sementara pada hari kedua, jumlah pengunjung mencapai 1.083 orang.

“Hari pertama lebih banyak. Hari kedua 1.083 pengunjung,” ujarnya.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa momen Lebaran tetap menjadi waktu paling dinanti untuk mempererat hubungan keluarga, bahkan di tengah keterbatasan ruang dan waktu.

Layanan Humanis di Tengah Libur Lebaran

Menurut Jupri, layanan kunjungan yang tetap dibuka hingga hari ketiga merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan pelayanan publik yang humanis.

“Momentum hari raya ini menjadi sangat berarti, karena di sinilah para warga binaan bisa bertemu langsung dengan keluarga. Ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan, terutama dari sisi psikologis dan emosional,” jelasnya.

Baca juga: Distribusi Terkendala, Stok Beras Nunukan Aman hingga 6 Bulan ke Depan

Kehadiran keluarga dinilai mampu memberikan dukungan moral bagi warga binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.

Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan lancar, seluruh petugas Lapas Tarakan disiagakan penuh selama periode Lebaran.

Pengamanan dan pelayanan dilakukan tanpa cuti, mulai dari H-7 hingga H+7 Lebaran.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved