Sabtu, 11 April 2026

Berita Kaltara Terkini

DPRD Kaltara Tegaskan Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Pendidikan dan Kesehatan

DPRD Kaltara ingatkan efisiensi anggaran harus selektif dan tidak menyasar sektor dasar masyarakat

TRIBUNKALTIM.CO/Sintya Alfatika Sari
EFISIENSI ANGGARA - Ilustrasi warga tengah antre layanan kesehatan di Puskesmas. DPRD Kaltara ingatkan efisiensi anggaran harus selektif dan tidak menyasar sektor dasar masyarakat. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Kaltara minta efisiensi anggaran dilakukan secara selektif
  • Pendidikan, kesehatan, dan bansos tidak boleh dipangkas
  • Kebijakan harus tetap mengutamakan kepentingan masyarakat

TRIBUNKALTIM.CO - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Utara, Muh. Nasir, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini digencarkan pemerintah harus dilakukan secara hati-hati dan selektif.

Menurutnya, efisiensi memang penting untuk menjaga keseimbangan fiskal daerah. Namun, kebijakan tersebut tidak boleh menyentuh sektor-sektor mendasar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Efisiensi anggaran itu penting, tapi jangan sampai menyasar sektor pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Itu harus tetap dijaga,” ujar Muh. Nasir, Minggu (5/4/2026).

Pendidikan Jadi Pilar Utama

Nasir menjelaskan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan jangka panjang. Anggaran pendidikan tidak hanya digunakan untuk operasional sekolah, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dana tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kompetensi tenaga pengajar, hingga pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi maupun kurang mampu.

Baca juga: ASN Nunukan Kini WFH Setiap Jumat, Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas hingga 70 Persen

Dengan menjaga alokasi anggaran pendidikan, pemerintah dinilai dapat memastikan akses belajar tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kesehatan Tak Boleh Terganggu

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian utama. Anggaran di sektor ini berperan penting dalam menjamin pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan optimal.

Dana kesehatan digunakan untuk mendukung operasional rumah sakit dan puskesmas, program imunisasi, hingga subsidi BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

Nasir menekankan bahwa pengurangan anggaran kesehatan berpotensi berdampak langsung pada kualitas pelayanan dan keselamatan masyarakat.

Bansos Jadi Penopang Kelompok Rentan

Sementara itu, bantuan sosial (bansos) dinilai sebagai salah satu instrumen penting dalam menjaga kesejahteraan kelompok rentan.

Baca juga: Tenaga Kerja Terdidik di Malinau Naik 21,89 Persen, Pengangguran Ikut Meningkat

Program bansos menyasar masyarakat miskin, lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga korban bencana yang sangat bergantung pada bantuan pemerintah.

“Bansos ini menyangkut langsung kebutuhan masyarakat yang paling membutuhkan. Jadi tidak boleh dikurangi apalagi dihapus,” tegasnya.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved