Jumat, 8 Mei 2026

Berita Kaltara Terkini

BBM di Nunukan Dipastikan Aman, Ini Penjelasan Soal Kuota dan Distribusi

Stok BBM Nunukan dipastikan aman, meski tanpa depo dan bergantung pada pasokan dari Tarakan

Tayang:
TRIBUNKALTARA.COM
KUOTA BBM SUBSIDI - Ilustrasi antrean kendaraan di salah satu unit penyalur BBM, Kabupaten Malinau. Stok BBM Nunukan dipastikan aman, meski tanpa depo dan bergantung pada pasokan dari Tarakan. (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

Ringkasan Berita:
  • Stok BBM di Nunukan dipastikan aman dengan pasokan dari Tarakan.
  • Tantangan utama ada pada distribusi dan transportasi, bukan ketersediaan.
  • Pemda dorong penambahan kuota BBM subsidi yang hingga kini belum disetujui.

TRIBUNKALTIM.CO - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dipastikan dalam kondisi aman. 

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Ekonomi Setda Nunukan, Rohadiansyah, yang menegaskan bahwa pasokan BBM untuk wilayah tersebut masih mencukupi.

Namun demikian, Nunukan tidak memiliki depo penyimpanan BBM sendiri.

Seluruh suplai bahan bakar didatangkan dari Kota Tarakan, sehingga pemantauan stok dilakukan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Kalau di Tarakan mereka punya depo, jadi lebih mudah mengukur stok. Sementara di Nunukan kita harus melihat langsung ke SPBU,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Baca juga: Viral Aksi Warga Nunukan Tegur Penjual Sabu di Depan Rumah, Dua Tersangka Diamankan

Distribusi Jadi Tantangan Utama

Meski stok BBM dinyatakan aman, tantangan utama yang dihadapi wilayah Nunukan berada pada aspek distribusi dan transportasi.

Rohadiansyah menjelaskan bahwa kondisi geografis serta ketergantungan terhadap jalur pengiriman dari Tarakan membuat distribusi menjadi faktor krusial dalam menjaga ketersediaan BBM.

“Kalau dari sisi stok sebenarnya aman. Hanya saja, di Nunukan ini tantangannya ada di transportasi,” jelasnya.

Kendati demikian, sejak sebelum Lebaran hingga saat ini, distribusi BBM berjalan relatif lancar. Antrean di SPBU pun tidak terjadi.

“Alhamdulillah sejak sebelum Lebaran tidak ada kendala. Sampai sekarang SPBU juga tidak antre,” tambahnya.

Baca juga: Daftar Lengkap 208 Pejabat Pemkab Nunukan yang Dilantik Wakil Bupati Hermanus, Nama dan Jabatannya

Harga Stabil, Kuota Subsidi Terbatas

Pemerintah juga memastikan tidak ada kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi.

Bahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan menjamin harga BBM non-subsidi tetap stabil hingga Desember 2026.

Untuk tahun 2026, Nunukan mendapatkan alokasi BBM subsidi berupa elpiji 6.581 metrik ton, solar 12.781 kiloliter, pertalite 22.599 kiloliter, serta minyak tanah 708 kiloliter.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved