Selasa, 21 April 2026

Idul Adha 2026

Jelang Idul Adha, 1.500 Sapi dari Gorontalo Masuk Tarakan, Dipastikan Bebas PMK

Jelang Idul Adha, 1.500 sapi asal Gorontalo masuk Tarakan secara bertahap, dengan pengawasan ketat dan dipastikan bebas PMK.

TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
AMBIL SAMPEL - Pengambilan sampel darah hewan kurban di wilayah Pasir Putih, Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan, Senin (20/4/2026) oleh tim dari BKHIT Provinsi Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH) 

“Satu koloni ini harus dikarantina. Bisa dijual, tapi dikarantina dulu,” tegasnya.

Proses karantina dilakukan dengan pengawasan ketat dan pengambilan sampel ulang secara berkala.

“Nanti diambil sampel lagi satu minggu, paling tidak 14 hari diambil lagi. Setelah itu diuji kembali,” jelasnya.

Baca juga: 138 Sapi Kembali Disalurkan ke Peternak Paser Tahun Ini

Jika hasilnya dinyatakan bebas penyakit, sapi baru bisa diedarkan.

Namun jika masih terindikasi, masa karantina akan diperpanjang.

Selain itu, BKHIT juga menyiapkan pengobatan bagi hewan yang terdeteksi sakit tanpa biaya bagi pemilik.

“Pengobatan ada, kita lakukan pengobatan. Itu gratis, tidak ada biayanya,” katanya.

Untuk mendukung sistem pengawasan, setiap sapi juga dilengkapi penandaan khusus yang dapat ditelusuri melalui barcode.

“Itu bisa di-scan barcode, jadi bisa diketahui lokasi dan pemiliknya. Kalau ada penyakit, penelusurannya enak,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved