Senin, 20 April 2026

Idul Adha 2026

Jelang Idul Adha, 1.500 Sapi dari Gorontalo Masuk Tarakan, Dipastikan Bebas PMK

Jelang Idul Adha, 1.500 sapi asal Gorontalo masuk Tarakan secara bertahap, dengan pengawasan ketat dan dipastikan bebas PMK.

TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
AMBIL SAMPEL - Pengambilan sampel darah hewan kurban di wilayah Pasir Putih, Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan, Senin (20/4/2026) oleh tim dari BKHIT Provinsi Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH) 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 1.500 sapi kurban dipasok ke Tarakan, dengan 700 ekor sudah tiba dan sisanya menyusul hingga Idul Adha.
  • Pemeriksaan kesehatan dilakukan rutin, termasuk pengambilan sampel darah untuk memastikan bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
  • Jika ditemukan indikasi penyakit, sapi dalam satu koloni akan langsung dikarantina, sementara pengobatan disediakan gratis.

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Jelang Idul Adha, pasokan hewan kurban di Tarakan, Kalimantan Utara, dipastikan aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), seiring masuknya sekitar 1.500 ekor sapi asal Gorontalo secara bertahap ke wilayah tersebut.

Meski momen Idul Adha masih sekitar sebulan lagi, hingga saat ini sekitar 700 ekor sapi sudah tiba di Kota Tarakan dan akan terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan.

Dikatakan Kepala BKHIT Provinsi Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud melalui Paramedik BKHIT, Bambang Suryono, sapi yang masuk dilaporkan oleh beberapa pemilik.

“Pemiliknya sekitar 4 sampai 5 orang saja. Mereka ini pengepul, nanti dijual lagi ke petani atau masyarakat,” kata Bambang, Senin (20/04/2026).

Baca juga: Baru Datang 148 Ekor, Sapi di Tarakan Langsung Ludes Dipesan Pembeli Jelang Idul Adha

Pengiriman sapi akan terus berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.

Sehingga, pengambilan sampel dan pengawasan kesehatan juga dilakukan secara berkala mengikuti kedatangan sapi.

“Nanti tanggal 7 Mei 2026 dari sana, tanggal 10 Mei 2026 datang ke sini, kita lakukan lagi ambil sampel darahnya. Rutinitasnya seperti itu,” beber Bambang.

Lebih lanjut, Bambang memastikan sejauh ini kondisi sapi yang masuk ke Tarakan dalam keadaan aman.

Baca juga: BKHIT Tarakan Sasar 3 Titik untuk Ambil Sampel Darah Ratusan Sapi

Bahkan, tahun ini belum ditemukan kasus PMK seperti tahun sebelumnya.

“Aman saja. Tahun ini belum ditemukan lagi PMK. Tahun kemarin lebih banyak,” ujarnya.

Ia mengakui, pada tahun lalu sempat ditemukan kasus PMK di beberapa titik, termasuk di kawasan Rawasari dan wilayah Kwatung Guda yang menjadi salah satu lokasi dengan jumlah kasus cukup banyak.

“Tahun kemarin ada beberapa ekor. Yang banyak itu di Rawasari,” ungkapnya.

Kemarin juga tim sudah mengambil sampel.

Baca juga: Sapi Bali Dinilai Paling Cocok Dikembangkan di Paser, Ini Keunggulannya

Hasilnya diperkirakan keluar sore nanti.

Jika dalam hasil uji ditemukan indikasi penyakit, maka seluruh sapi dalam satu koloni akan langsung dikarantina.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved