Berita Tarakan Terkini
Pasar Tenguyun Tarakan Sepi Pembeli Ayam Usai Tersiar Kabar Flu Burung
Seorang warga Tarakan, Sekar mengaku menerima informasi adanya temuan flu burung. Bahkan akibat informasi ini, penjualan di Pasar Tenguyun sepi
TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN - Seorang warga Tarakan, Sekar mengaku menerima informasi adanya temuan flu burung.
Bahkan akibat informasi ini, penjualan di Pasar Tenguyun sepi.
Hanya ada satu atau dua pembeli yang datang. Pembeli ada yang mengakui sudah tahu ada informasi melalui FB dan ada juga yang memposting di story WA.
"Katanya ada flu burung di antara Pasar Gusher dan Pasar Tenguyun. Saya baca kok bisa, sempat sih ada keraguan untuk beli ayam," aku Sekar.
Namun karena belum mendapat informasi resmi dari pihak terkait maka ia tak ingin langsung menelan informasi yang diposting tersebut.
"Karena belum pasti kan. Jadi tetap beli. Nah ini ada informasi dari Dinkes sudah diklarifikasi ya Alhamdulillah," ungkap Sekar.
Baca juga: Dinkes Kaltim Pastikan Kasus Flu Burung Aman Semasa Lebaran 2023
Sekar sendiri mengaku ia biasa beli ayam di Pasar Tenguyun. Ayam yang dibeli biasanya untuk konsumsi sehari-hari.
"Biasanya beli selang seling. Hari ini makan ayam, besok makan ikan. Besoknya makan tahu," ungkapnya.
Dalam seminggu bisa sampai 3 kali membeli ayam dan memasak untuk suami dan anak-anaknya di rumah. "Diselang seling karena kadang anak di rumah inginnya ayam. Dibuatkan ikan goreng belum tentu habis. Doyannya senangnya makan ayam. Kadang digoreng biasa kadang crispi jadi harus selalu persiapkan ayam," lanjut Sekar.
Pembeli lainnya, Santi, ikut menyampaikan bahwa informasi flu burung ia belum sempat mengupdate informasi di medsos. Dan hari ini ia ke Pasar Tenguyun dan normal belanja seperti biasa.
"Belum ada saya dengar. Setelah dengar ini, ya mungkin ini cuma fitnah saja ya," ujar Santi, warga Tarakan.
Ia sendiri biasa belanja di Pasar Tenguyun untuk ayam dan sembako lainnya dan sejauh ini aman saja.
Baca juga: Dinkes Koordinasi Lintas Sektor Antisipasi Flu Burung di Perbatasan Kaltim-Kalsel
"Apalagi mau lebaran pasti belanja ke sini, kebutuhan anak sekolah mau sarapan belanja ke sini," ujarnya.
Sehingga ia mengakui tak begitu terpengaruh jika ada informasi beredar di media sosial kecuali jika informasi itu dirilis oleh instansi resmi berwenang. "Ya tidak terpengaruh ya. Kalau harga ini sekarang di Rp48 ribu bersih per kg," pungkasnya. (*)
| Dexlite Naik, Bright Gas Ikut Mahal, Pangkalan: Pembeli Mulai Lirik LPG 3 Kg |
|
|---|
| Wawali Tarakan Wanti-wanti LPG Naik: Jangan Sampai Mahal Tapi Langka |
|
|---|
| Dexlite Naik di Tarakan, Konsumen Kaget tapi Tetap Dibeli karena Kebutuhan |
|
|---|
| BKHIT Tarakan Sasar 3 Titik untuk Ambil Sampel Darah Ratusan Sapi |
|
|---|
| Polres Tarakan Musnahkan 796,61 Gram Sabu di Depan 4 Tersangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260422-sekar.jpg)