Berita Tarakan Terkini
Daftar Kegiatan Hari Raya Waisak di Tarakan, Ada Misi Perdamaian Dunia hingga Ritual Mandi Rupang
Melalui momentum Waisak 2569 BE ini, umat Buddha di Tarakan diharapkan tidak hanya hanyut dalam ritualitas, tetapi juga mampu memanifestasikan
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Umat Buddha di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, memperingati puncak Hari Raya Waisak 2569 Buddhist Era (BE) dengan berbagai rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.
Sejak pagi hingga siang tadi, Minggu 31 Mei 2026, suasana di Vihara Vajra Bumi Dwipa Tarakan tampak khidmat.
Perayaan Waisak tahun ini tidak hanya diisi dengan ritual ibadah, tetapi juga diramaikan dengan aksi sosial, pembinaan anak-anak, hingga tradisi keagamaan tahunan.
Guru Sekolah Minggu Vihara Vajra Bumi Dwipa, Semin, mengungkapkan bahwa rangkaian perayaan Waisak sejatinya telah dimulai sejak pekan pertama Mei 2026.
Baca juga: Tanggal 31 Mei Memperingati Apa? Tahun Ini Bertepatan Hari Raya Waisak, Momen Peringatan Lain
Berikut adalah daftar rangkaian kegiatan Hari Raya Waisak 2569 BE di Vihara Vajra Bumi Dwipa Tarakan:
- Pekan Pertama:
Aksi sosial berupa donor darah dan pembagian paket sembako kepada anak yatim piatu serta masyarakat yang membutuhkan.
- Pekan Kedua:
Perlombaan edukatif untuk anak-anak sekolah minggu, mulai dari lomba membaca mantra, menyanyi lagu keagamaan, hingga bermain genderang.
- Pekan Tiga:
Kegiatan fun games yang bertujuan membangun kerja sama, kebersamaan, dan keakraban antaranak.
- Pekan Terakhir (Puncak Acara):
Ritual pemandian rupang Buddha (mandi rupang), yang dilanjutkan dengan pentas seni dari tingkat TK, SD, SMP, hingga penampilan dari para orang tua murid.
Acara kemudian ditutup dengan pembagian hadiah lomba.
"Saya mewakili Ketua Vihara. Rangkaian Waisak ini sudah berjalan sebulan penuh dan hari ini merupakan puncak sekaligus penutupan seluruh kegiatan," ujar Semin saat ditemui di lokasi acara.
Detik-detik Waisak dan Makna Tema Kebangsaan
Sementara itu, Penyuluh Agama Buddha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tarakan, Rudi Pratama, menjelaskan bahwa detik-detik puncak Hari Raya Waisak tahun ini jatuh pada pukul 04.50 Wita.
Perhitungan waktu tersebut didasarkan pada fase astronomis yang masanya selalu berubah setiap tahun.
Rudi menambahkan, tema nasional Hari Raya Waisak yang diusung Kemenag RI tahun ini adalah "Dharma Menjaga Perdamaian Dunia".
"Maknanya adalah ketika kita mempraktikkan ajaran dharma, kita juga berkomitmen menjaga perdamaian. Hal ini harus dimulai dari diri sendiri, baru kemudian diimplementasikan ke lingkungan yang lebih luas," jelas Rudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260531_Waisak-di-Tarakan-Kalimantan-Utara.jpg)