Selebrasi Lokal 2026
Atribut 4 Tim Piala Dunia Banyak Dicari di Malinau, Mulai Argentina Hingga Brazil
Gegap gempita Piala Dunia 2026 terlihat dari antusiasme penggemar sepak bola di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU – Gegap gempita Piala Dunia 2026 terlihat dari antusiasme penggemar sepak bola di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara
Mereka mulai mempersiapkan rencana Nobar atau nonton bareng hingga memburu berbagai perlengkapan dan atribut tim favorit.
tingginya animo masyarakat, pernak-pernik dari beberapa negara favorit kini menjadi barang yang paling banyak dicari jelang bergulirnya kick-off turnamen.
Pemburuan warga tak lagi sekadar berpusat pada jersey (seragam tim), melainkan meluas hingga ke jaket, syal, bendera, hingga topi.
Kondisi ini membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha perlengkapan olahraga. Salah satunya adala Zul, pemilik toko perlengkapan olahraga sederhana di kawasan Malinau Kota.
Baca juga: Warga Sungai Pinang Samarinda Rela Menabung Demi Beli Jersey Spanyol Peserta Piala Dunia
Zul menuturkan bahwa permintaan atribut timnas peserta Piala Dunia melonjak drastis sejak dua bulan terakhir. Stok di etalasenya kerap kosong, sehingga pelanggan harus bersabar menunggu kedatangan barang baru.
"Tahun ini alhamdulillah memang lumayanla. Baju yang paling banyak, memang stok kita kurang sekarang ini. Paling banyak itu dicari Brasil, spanyol, argentina sama prancis itu," ungkapnya, Minggu (31/5/2027).
Menurutnya, negara-negara tersebut memang memiliki basis pendukung yang cukup besar di Malinau.
Atribut bernuansa Argentina dan Brasil selalu menjadi buruan utama karena status sejarah mereka, sementara Prancis dan Spanyol banyak diminati oleh pencinta sepak bola modern.
Pengelola Distro lain, Erik memperkirakan permintaan baru akan meningkat saat kickoff atau memasuki laga besar.
"Kalau sekarang belum terlalu. Mungkin nanti pas penyisihan atau laga 8 besar. Biasanya Argentina, brasil, atau spanyol kalau di sini," ucapnya.
Banyak pelanggan yang tidak sekadar membeli baju, tetapi memborong atribut lengkap, termasuk memesan sablon nama (nameset) pemain idola untuk melengkapi penampilan mereka.
--Persiapan Nobar Menjadi Pemicu Utama
Meningkatnya tren pesanan atribut ini tidak lepas dari budaya Nonton Bareng (Nobar) yang kental di kalangan masyarakat Malinau.
Memakai atribut tim jagoan memberikan kebanggaan tersendiri saat berkumpul mendukung tim kesayangan.
Hal ini diakui oleh Hendrik, pemuda setempat yang ikut masuk dalam daftar tunggu pesanan untuk persiapan Nobar.
"Kalau di Malinau itu kita biasa memang Nobarnya itu di komunitas. Sebenarnya bagus kalau ada yg fasilitasi satu tempat sebenarnya. Cuma kalau kami sesama komunitas saja sama anak Cabor," katanya.
Baca juga: Euforia Piala Dunia 2026 Belum Dongkrak Pesanan Jersey di Tanjung Selor, Ini Alasannya
Untuk harga, berbagai pernak-pernik yang dijual di toko olahraga maupun ritel lain dibanderol bervariasi.
Mulai dari puluhan ribu rupiah untuk syal dan topi, hingga Rp200.000 ke atas untuk jersey dan jaket tracksuit, bergantung pada detail, jenis bahan, dan kualitas produk. (*)
| Warga Sungai Pinang Samarinda Rela Menabung Demi Beli Jersey Spanyol Peserta Piala Dunia |
|
|---|
| Euforia Piala Dunia 2026 Belum Dongkrak Pesanan Jersey di Tanjung Selor, Ini Alasannya |
|
|---|
| Penjualan Jersey di Tanjung Selor Jelang Piala Dunia 2026 Melonjak, Nama Ronaldo Masih jadi Magnet |
|
|---|
| Gelandang Timnas U-19 asal Persiba Balikpapan Isfandyar Jagokan Argentina di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Mantan Pesepakbola Profesional yang Kini Damkar Balikpapan Jagokan Brasil Juara Piala Dunia 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260531-kostum-piala-dunia.jpg)