Berita Tarakan Terkini
Kapolres Tarakan Imbau Korban Lain Tabrak Lari Segera Melapor ke Polisi
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S Manik meminta kepada seluruh korba tabrak lari untuk segera melapor kepada polisi
Ringkasan Berita:
- Kepolisian Resor Tarakan menyelidiki kasus tabrak lari yang melibatkan pengemudi mobil rental berinisial A
- Terduga pelaku saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Tarakan akibat luka berat
- Polisi telah mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil dan dua unit sepeda motor
- Kapolres Tarakan mengimbau korban lain yang belum teridentifikasi untuk segera melapor ke pihak berwajib
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S Manik meminta kepada seluruh korba tabrak lari untuk segera melapor kepada polisi.
Karena sampai saat ini polisi masih mendalami kasus tabrak lari yang menghebohkan warga Kota Tarakan.
Terduga pelaku yang diamankan usai peristiwa tersebut kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tarakan akibat mengalami luka berat.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S Manik mengatakan, meski terduga pelaku masih berada dalam pengawasan pihak rumah sakit, proses penyelidikan tetap berjalan.
Diketahui inisial pelaku A. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dan mulai mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun motif di balik insiden tersebut.
Baca juga: Kesaksian Korban Tabrak Lari di Sabengkok Tarakan yang Terpental dan Terseret
Dikatakan Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S Manik, petugas kepolisian akan membuat laporan polisi sebagai langkah awal untuk menyelidiki dugaan motif dari peristiwa lakalantas tabrak lari ini.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi telah mengantongi identitas pengemudi yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
"Keterangan sementara juga berhasil diperoleh saat yang bersangkutan menjalani perawatan di rumah sakit," ujarnya.
Kapolres menjelaskan, meski masih dirawat di RSUD Tarakan, terduga pelaku dalam kondisi sadar sehingga dapat dimintai keterangan awal oleh penyidik.
"Korban saat ini meskipun dirawat di RSUD dalam kondisi sadar dapat dimintai keterangan awal. Yang bersangkutan menerangkan mobil yang dia gunakan adalah mobil rental dan alasan yang bersangkutan berupaya melarikan diri karena panik," katanya.
Meski demikian, polisi menegaskan bahwa seluruh keterangan tersebut masih akan didalami melalui proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencocokkannya dengan keterangan saksi maupun barang bukti yang telah diamankan.
AKBP Erwin mengatakan, penyidik kini juga berupaya mencari keberadaan korban lain yang diduga turut menjadi korban dalam rangkaian tabrak lari tersebut.
Berdasarkan video amatir yang beredar serta keterangan sejumlah saksi, terdapat dugaan masih ada korban lain yang belum diketahui identitas maupun keberadaannya.
"Selanjutnya nanti kami akan mencari keberadaan korban yang sesuai dengan video amatir yang beredar dan juga keterangan saksi-saksi bahwa masih ada dua korban lagi yang diduga belum kami ketahui di mana keberadaannya dan bagaimana kondisinya," ujarnya.
Untuk korban yang telah berhasil diidentifikasi, kepolisian juga telah menyiapkan proses visum guna mengetahui dampak maupun tingkat luka yang dialami akibat kecelakaan tersebut.
| Kesaksian Korban Tabrak Lari di Sabengkok Tarakan yang Terpental dan Terseret |
|
|---|
| Lakalantas Tabrak Lari di Tarakan, Sempat Terjadi Kejar-kejaran sebelum Pelaku Ditangkap Massa |
|
|---|
| Warga RT 7 Pantai Amal Sempat Mengungsi ke Perbukitan Bais Hills Tarakan saat Lihat Air Surut |
|
|---|
| BPBD Tarakan Edukasi Ribuan Pengungsi Terkait Pengakhiran Peringatan Dini Tsunami |
|
|---|
| Banyak SPPG di Tarakan Lakukan Pembiaran, BPJS Kesehatan Ingatkan tak Patuh Regulasi Kena Sanksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260712-Pelaku-tabrak-lari.jpg)