Kamis, 21 Mei 2026

Kesehatan

6 Dampak Buruk Bagi Kesehatan Jika Langsung Tidur Setelah Makan, Risiko Stroke

Jangan anda amalkan setelah makan langsung tidur, bisa membayakan kesehatan anda loh

Tayang:
Editor: Nur Pratama
Freepik.com
TIDUR SETELAH MAKAN - Ilustrasi tidur. Jangan anda amalkan setelah makan langsung tidur, bisa membayakan kesehatan tubuh anda loh. 

TRIBUNKALTIM.CO - Banyak orang yang memiliki kebiasaan tidur setelah makan karena merasa ngantuk dan perut kenyang. Namun, kebiasaan ini ternyata berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Dampak Buruk Tidur Setelah Makan

Dilansir dari Rumah Sakit Siloam berikut beberapa bahaya yang bisa, berikut beberapa bahaya yang bisa terjadi:

Baca juga: Jangan Anda Amalkan, 4 Dampak Buruk Bagi Kesehatan Tubuh Jika Makan Tengah Malam

1. Gangguan Pencernaan

Posisi terbaik saat pencernaan berlangsung adalah duduk atau berdiri tegak.
Tidur setelah makan membuat proses pencernaan melambat.

Bisa memicu refluks esofagus yaitu makanan, yaitu makanan dari lambung naik kembali ke kerongkongan, menyebabkan rasa panas, mual, dan ingin muntah.

2. Menurunkan Kualitas Tidur

Makanan berat atau panas dapat memicu perut kembung dan nyeri, sehingga tidur tidak nyenyak.
Tidur setelah makan juga meningkatkan risiko sleep apnea yaitu kondisi, yaitu kondisi napas berhenti beberapa detik saat tidur, sehingga otak kekurangan oksigen.

3. Berat Badan Naik

Tubuh tidak sempat membakar kalori jika langsung tidur setelah makan.
Akibatnya, terjadi penumpukan lemak yang bisa meningkatkan berat badan.
Penyakit Refluks )

4. GERD (Penyakit Refluks Gastroesofageal)

Tidur berbaring setelah makan dalam porsi besar meningkatkan tekanan pada lambung.
Kondisi ini membuat asam lambung naik ke kerongkongan dan memicu GERD .

5. Risiko Stroke

Penelitian menunjukkan semakin lama jeda antara makan dan tidur, semakin rendah risiko stroke.
Perubahan kadar gula darah dan kolesterol setelah makan dapat mempengaruhi aliran darah.

Tidur terlalu cepat setelah makan juga berhubungan dengan refluks asam lambung dan sleep apnea, yang menjadi faktor risiko stroke.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk hubungannya .
Waktu Tidur yang Disarankan Setelah Makan

Idealnya, beri jeda sekitar 3 jam setelah makan setelah makan sebelum tidur atau berbaring.
Dalam rentang waktu tersebut, makanan sudah dicerna di lambung dan masuk ke usus halus.

menurun Produksi asam lambung pun menurun, sehingga risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan lebih kecil meski dalam posisi berbaring. 

 

Seperti dilansir dari laman Life Hack, berikut adalah enam manfaat yang akan Anda dapatkan ketika tidur dengan posisi menyamping atau miring ke kiri.


1. Memperkuat sistem limfatik

Menurut pengobatan Ayurveda, tidur di sisi kiri memungkinkan tubuh Anda untuk lebih efektif menyaring cairan getah bening dan kotoran melalui kelenjar getah bening. Ini karena bagian kiri tubuh kita adalah sisi limfatik yang dominan. Selain itu, tidur miring ke kiri juga membantu tubuh memproses material sisa dari otak. Sebaliknya, tidur di sisi kanan bisa menurunkan efisiensi sistem limfatik.

2. Memperbaiki pencernaan

Berbaring ke sisi kiri ternyata selaras dengan gravitasi. Secara spesifik, hal ini memungkinkan makanan di perut dengan mudah berpindah dari usus besar ke dalam kolon desendens (dengan kata lain kita cenderung lebih lancar buang air besar saat bangun tidur).

Tidur di sisi kiri juga memungkinkan perut dan pankreas menggantung secara alami (lambung kita terletak di sisi kiri tubuh), yang dapat menjaga produksi enzim pankreas dan proses pencernaan lainnya.

3. Bagus untuk jantung

Dokter telah lama merekomendasikan agar wanita hamil tidur di sisi kiri agar dapat memperbaiki sirkulasi jantung. Bahkan jika Anda tidak hamil, tidur di sisi kiri dapat membantu mengurangi tekanan jantung, karena gravitasi dapat memperlancar pengeluaran getah bening ke arah sirkulasi aorta dari jantung.

4. Baik untuk wanita hamil

Tidur di sisi kiri tidak hanya memperbaiki sirkulasi pada wanita hamil. Hal ini juga dapat membantu meredakan tekanan di punggung, dan meningkatkan aliran darah ke rahim, ginjal, dan janin.

Untuk alasan ini, dokter cenderung menyarankan agar ibu hamil menghabiskan waktu tidur mereka sebanyak mungkin di sisi kiri mereka.

5. Mengurangi rasa mulas

Sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Clinical Gastroenterology menemukan, berbaring di sisi kiri dapat membantu mengurangi gejala asam refluks.

Sekali lagi ini karena lambung kita terletak di sisi kiri. Sebaliknya, berbaring di sisi kanan bisa memperparah gejala tersebut. Bila Anda menderita heart burn setelah makan, cobalah berbaring selama 10 menit di sisi kiri Anda.

6. Meringankan sakit punggung

Orang yang menderita sakit punggung kronis atau menahun mungkin akan mendapatkan manfaat dari beralih tidur ke sisi kiri karena tekanan pada tulang belakang akan lebih sedikit.

Catatan

Penting untuk dicatat, bahwa beberapa orang termasuk mereka yang menderita penyakit jantung, sleep apnea, glaukoma, dan sindrom karpal tunnel mungkin tidak mendapatkan keuntungan dari tidur miring.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mulai Sekarang Tidur Miring ke Kiri Karena Ini Sederet Manfaatnya, 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved