Senin, 13 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Diskominfo Kaltim: Percepatan Transformasi dan Literasi Digital Kaltim–IKN Harus Seimbang

kekhawatirannya terkait potensi ketimpangan yang bisa terjadi antara IKN dan wilayah Kaltim jika transformasi digital tidak berjalan seimbang

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal baru–baru ini mengungkapkan terkait adanya percepatan transformasi digital guna mengimbangi perkembangan yang terjadi di Ibu Kota Nusantara (IKN).  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ingin ada percepatan transformasi digital guna mengimbangi perkembangan yang terjadi di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Hal ini juga diungkapkan oleh Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal baru–baru ini.

Ia sampaikan kekhawatirannya terkait potensi ketimpangan yang bisa terjadi antara IKN dan wilayah Kaltim jika transformasi digital tidak berjalan seimbang.

"Yang saya khawatirkan itu kalau IKN sudah jadi, terjadi sebuah ketimpangan atau jomplang. Transformasi digital di IKN sudah keren, tapi di Kaltim tidak bisa berbuat banyak," ujarnya.

Baca juga: KPU Bontang Putuskan Gelar Debat Kandidat di Bontang dan Samarinda, Cek Jadwalnya

Pembangunan di Kaltim saat ini menjadi tema utama untuk percepatan transformasi digital. 

Ia berharap Kaltim bisa mengejar perkembangan digital yang akan terjadi di IKN

"Kalau nanti di IKN transformasinya sudah digital, kita di Kaltim harus mempercepat transformasi digital," tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas besar Diskominfo di seluruh Kaltim adalah mempercepat dua hal: transformasi digital dan literasi digital. 

Menurutnya, transformasi digital tanpa dibarengi literasi digital yang baik hanya akan menghasilkan ketimpangan yang baru. 

Namun demikian, Faisal merasa bangga, karena data tahun 2022 hingga 2023, Indeks Literasi Digital Kaltim menduduki peringkat tiga nasional.

Hasil survei indeks literasi digital Indonesia 2022 diumumkan. Hasilnya, Kaltim bertahan di posisi peringkat ketiga. Hasil yang sama seperti 2021. 

Kaltim berada dua tingkat di bawah Daerah Intimewa Yogyakarta dan Kalimantan Barat, yang masing-masing meraih indeks sama, yakni 3,64. 

Adapun Kaltim yang meraih posisi ketiga meraih indeks literasi digital dengan nilai 3,62.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan secara tatap muka terhadap 10 ribu responden dari seluruh provinsi di Indonesia. 

Reponden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling pada bulan Agustus–September 2022.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved