Kamis, 28 Mei 2026

Lifestyle

6 Daerah di Indonesia dengan Tradisi Rabu Wekasan yang Berbeda

Rabu Wekasan adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh sebagian umat Islam di Indonesia pada hari Rabu terakhir di bulan Safar.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
TRIBUNKALTIM.CO/NISA ZAKIYAH VIA CANVA
RABU WEKASAN 2025 - Desain tulisan Rabu Wekasan yang diolah dengan aplikasi visual Canva, Rabu (20/8/2025). Rabu Wekasan adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh sebagian umat Islam di Indonesia pada hari Rabu terakhir di bulan Safar. (TribunKaltim.co/Nisa Zakiyah via Canva) 

TRIBUNKALTIM.CO - Rebo Wekasan, atau Rabu Wekasan adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh sebagian umat Islam di Indonesia pada hari Rabu terakhir di bulan Safar, bulan kedua dalam kalender Hijriah.

Tradisi Rabu Wekasan ini diyakini sebagai wujud permohonan agar terhindar dari berbagai bencana (tolak bala) dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

Kepercayaan Rabu Wekasan ini berakar dari beberapa sumber dan keyakinan.

Tahun ini, Rabu Wekasan 2025 jatuh pada tanggal 20 Agustus 2025 atau Rabu terakhir di bulan Safar 1447 H. 

Baca juga: Rabu Wekasan 2025 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Lengkap 3 Amalan yang Dapat Dikerjakan

Dikutip dari staisenorituban.ac.id, salah satu penjelasan yang sering disebutkan, termasuk oleh KH Maimoen Zubair, merujuk pada kitab Tarikh Muhammadur Rasulullah.

Dalam kitab tersebut, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW mulai mengalami sakit pada hari Rabu terakhir bulan Safar. 

Beliau berpesan kepada Sayyidina Abu Bakar, “Bersegeralah bersedekah, karena bala’ dan musibah tidak bisa mendahului amal sedekah.”

Selain itu, kitab Kanzun Najah was-Surur karya Abdul Hamid Quds juga menyebutkan bahwa setiap tahun, Allah SWT menurunkan 320.000 bencana pada hari Rabu terakhir bulan Safar.

Baca juga: Malam Rabu Wekasan 2025 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Bacaan Doanya Lengkap Arti

Keyakinan inilah yang menjadi dasar bagi tradisi Rabu Wekasan sebagai upaya menjauhkan diri dari segala bentuk musibah. 

Ragam Tradisi Rabu Wekasan di Nusantara

Setiap daerah di Indonesia memiliki cara unik untuk merayakan Rabu Wekasan sebagai bagian dari kekayaan budaya Islam Nusantara.

1. Yogyakarta

Kirab Lemper dan Rebo Pungkasan Masyarakat Yogyakarta menyebutnya Rebo Pungkasan.

Puncak acara biasanya adalah mengarak lemper raksasa.

Lemper ini kemudian dipotong dan dibagikan kepada pengunjung, yang melambangkan berkah dan doa keselamatan.

2. Aceh

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved