Kesehatan
Waspada, 8 Dampak Negatif Minum Soda Terlalu Sering bagi Kesehatan Tubuh
Di balik rasanya yang nikmat, minuman bersoda menyimpan berbagai risiko yang kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering.
TRIBUNKALTIM.CO - Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang memilih minuman bersoda sebagai pelepas dahaga.
Sensasi manis, segar, dan berkarbonasi memang terasa menyenangkan serta mampu melegakan tenggorokan yang kering.
Namun, kesegaran tersebut hanya berlangsung sesaat.
Di balik rasanya yang nikmat, minuman bersoda menyimpan berbagai risiko yang kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering.
Para ahli kesehatan menyarankan untuk tidak menjadikan soda sebagai minuman harian, sebab kandungan gula tinggi dan bahan tambahan di dalamnya bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan.
Baca juga: 7 Manfaat Daun Pepaya Termasuk Efek Anti Inflamasi dan Obat Demam Berdarah
Dilansir dari Rndhealth, terdapat 8 efek buruk yang dapat muncul pada tubuh apabila terlalu sering mengonsumsi soda.
Dampak ini tidak hanya terasa dalam jangka pendek, tetapi juga berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan serius dalam jangka panjang.
Berikut 8 Efek Terlalu Sering Mengonsumsi Soda:
1. Menimbulkan gangguan pada ginjal
Menurut penelitian dari Harvard Medical School, menunjukkan bahwa soda diet bisa menurunkan kinerja ginjal hingga dua kali lipat.
Penelitian ini dilakukan pada 3318 wanita dalam periode selama 11 tahun.
2. Menimbulkan dehidrasi
Pada awalnya, minuman bersoda akan menyegarkan kerongkongan Anda dan menghilangkan rasa haus.
Namun, kandungan pemanis buatan dan kafein dalam minuman soda sangat banyak sehingga menyebabkan dehidrasi pada tubuh.

Sayangnya, kebanyakan orang tidak menyadari hal ini dan menambah segelas soda lagi untuk menghilangkan dehidrasinya.
Tentu cara terbaik untuk menyembuhkan dahaga Anda adalah dengan minum air putih dan bukan soda.
3. Menambah risiko terkena diabetes
Minuman bersoda memiliki kandungan pemanis buatan yang tinggi dan sangat berbahaya bagi kinerja pankreas Anda.
Terlalu banyak kadar gula dalam darah akan membuat pankreas kesulitan memproduksi insulin.
Akibatnya, Anda bisa terserang penyakit diabetes.
4. Pewarna dalam soda berbahaya dan menimbulkan kanker
Pewarna karamel pada kola dihasilkan dari rangkaian proses kimia yang panjang.
Baca juga: 12 Manfaat Buah Anggur: Menjelajahi Keunggulan dan Kandungan Nutrisinya
Dalam proses kimia ini, ada reaksi antara gula dengan amonia dan asam sulfat sehingga menimbulkan zat berbahaya bagi tubuh.
Bahkan, penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan hasil bahwa zat ini mampu mengaktifkan sel kanker.
5. Menyebabkan obesitas terutama pada anak-anak
Minum satu kaleng soda setiap hari bisa meningkatkan risiko obesitas sebanyak 60 persen pada anak-anak.
Kandungan gula yang banyak juga menyebabkan masalah kesehatan lain pada anak-anak.
6. Mengubah warna gigi
Minuman bersoda memiliki tingkat keasaman dengan pH dibawah 2,5 sehingga bisa berbahaya bagi kesehatan gigi.
Selain membuat gigi lebih mudah berlubang dan keropos, pewarna dalam minuman soda ini juga bisa memengaruhi warna putih alami gigi menjadi kecoklatan.
7. Memengaruhi metabolisme
Menurut penelitian dari Dr. Hans Peter Kubis di Bangor University, Inggris, mengonsumsi minuman soda selama 4 minggu akan merubah skema metabolisme seseorang.
Baca juga: 10 Manfaat Wortel untuk Kesehatan, Sayuran Murah dengan Segudang Khasiat
Akibatnya, jika metabolisme berubah dari aslinya akan menyebabkan seseorang lebih mudah gemuk, dan tubuh juga lebih sulit membakar lemak.
Orang-orang kebanyakan tidak menyadari bahwa sistem metabolismenya sudah berubah.
8. Soda diet membawa efek yang sangat buruk
Soda diet tidak berbahaya bagi tubuh merupakan sebuah tipuan yang paling besar.
Kenyatannya, soda diet juga menimbulkan efek yang buruk, bahkan mengandung lebih banyak pemanis buatan jenis aspartam.
Pemanis buatan dalam minuman bersoda dapat membuat tubuh melemah dalam merespons protein.
Jika kebiasaan ini terus dibiarkan, risikonya cukup serius, mulai dari kanker, depresi, obesitas, cacat lahir pada janin, hingga Alzheimer.
Baca juga: Manfaat Utama Bengkoang untuk Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya
Karena itu, sebaiknya batasi konsumsi soda, apalagi setelah makan di restoran cepat saji yang biasanya menawarkan minuman ini dalam paket menu.
Untuk pilihan yang lebih sehat, penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan air putih atau teh herbal yang lebih bermanfaat bagi kesehatan. (*)
Ingin Berhenti Merokok? Coba 10 Tips Efektif Ini untuk Lawan Kecanduan Nikotin |
![]() |
---|
6 Manfaat Tauge untuk Kesehatan, Cegah Stroke hingga Tingkatkan Daya Tahan Tubuh |
![]() |
---|
Kenali Gejala Kanker Serviks Stadium Awal, Jangan Abaikan Sinyal dari Kaki dan Punggung |
![]() |
---|
Cara Alami Bersihkan Karang Gigi, Cukup Gunakan Bahan yang Mudah Ditemukan di Rumah |
![]() |
---|
10 Manfaat Kentang untuk Kesehatan Tubuh, Lengkap dengan Kandungan Gizi yang Cocok untuk Diet |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.