Amalah dan Doa
Adab dan Ketentuan saat Ziarah Kubur, Dilengkapi Doa yang Bisa Dipanjatkan
Tradisi sebagian masyarakat sebelum memasuki bulan Ramadhan berziarah kubur ke orangtua, saudara dan keluarga yang sudah meninggal
4. Tidak boleh bernazar dengan niat tertentu yang berkaitan dengan takziah, karena nazar hanya ditujukan kepada Allah
5. Tidak diperbolehkan mencium atau menyapu dengan tangan untuk minta berkah, karena hal itu menjurus ke arah kemusyrikan
6. Berdoa
Hendaknya menyampaikan doa kepada allah yang berisi mohon ampunan, rahmat dan keselamatan.
Doa Ziarah Kubur Singkat
Berikut bacaan doa saat melakukan ziarah kubur, dikutip dari islamicfinder.org:
السَّلَامُ عَلَيْكُمُ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
Assalaamu 'alaykum 'ahlad-diyaari, minal-mu'mineena walmuslimeena, wa 'innaa 'in shaa' Allaahu bikum laahiqoona [wa yarhamullaahul-mustaqdimeena minnaa walmusta'khireena] 'as'alullaaha lanaa wa lakumul- 'aafiyata.
Artinya: “Semoga kesejahteraan untukmu, wahai penduduk kampung (barzakh) dari orang-orang mukmin dan muslim. Semoga Allah merahmati orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terakhir di antara kita. Sesungguhnya kami -insya Allah- akan menyusul kalian.”
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tata Cara & Doa Ziarah Kubur Orang Tua di Bulan Syaban 2026,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-ziarah-kubur-menjelang-ramadhan-10042021.jpg)