Breaking News
Selasa, 19 Mei 2026

Hari Valentine 2026

Daftar Negara yang Melarang Perayaan Hari Valentine, Apakah Indonesia termasuk?

Daftar negara yang melarang perayaan Hari Valentine. Apakah Indonesia termasuk?

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A

Lembaga pemerintah meluncurkan kampanye tahunan menjelang 14 Februari untuk mencegah distribusi barang berwarna merah, dekorasi berbentuk hati, dan kartu ucapan romantis.

Polisi melakukan inspeksi ke toko-toko, menyita barang dagangan bertema Valentine, serta mengeluarkan peringatan atau denda kepada para penjual.

Selain itu, media pemerintah mempromosikan hari raya alternatif seperti “Hari Suami Istri” atau “Hari Keluarga” yang menekankan kesetiaan dalam perkawinan sesuai norma Islam, bukan pendekatan romantis.

Universitas dan sekolah kerap menggelar kuliah yang memperingatkan mahasiswa dan pelajar tentang bahaya mengadopsi praktik budaya asing.

Meski demikian, perayaan secara sembunyi-sembunyi tetap berlangsung, terutama di kalangan pemuda perkotaan yang saling bertukar hadiah secara diam-diam.

2. Arab Saudi

Selama beberapa dekade, Arab Saudi secara efektif melarang Hari Valentine berdasarkan interpretasi ketat terhadap ajaran Islam Wahhabi.

Ungkapan kasih sayang di ruang publik dilarang, dan penjualan mawar, cokelat, atau pakaian berwarna merah menjelang 14 Februari dapat berujung pada penutupan toko atau denda.

Polisi agama (Mutaween) sebelumnya berpatroli di pusat perbelanjaan dan pasar untuk menegakkan aturan tersebut.

Namun, reformasi sosial yang diprakarsai di bawah Putra Mahkota Mohammed bin Salman sejak 2019 menyebabkan pelonggaran kebijakan.

Meski tidak ada dukungan resmi terhadap Hari Valentine, otoritas tidak lagi secara aktif menindak perayaannya.

Toko bunga dan kafe kini secara terbuka memasarkan penawaran khusus, dan pasangan dapat terlihat makan bersama di ruang publik.

3. Korea Utara

Di Korea Utara, semua hari libur Barat dilarang keras sebagai bagian dari upaya rezim menjaga kemurnian ideologi dan kemandirian nasional (Juche).

Hari Valentine tidak diakui, dan setiap upaya merayakannya secara pribadi berisiko memicu pengawasan aparat negara hingga hukuman.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved