Jumat, 5 Juni 2026

Idul Fitri 2026

Belehkah Mengerjakan Puasa Syawal Tapi Tidak Berurutan, Ini Penjelasannya

Hari ini memasuki 4 Syawal 1447 H bertepatan dengan 24 Maret 2026, jangan lupa mengerjakan puasa Syawal

Tayang:
Editor: Nur Pratama
Grafis TribunKaltim.co via Canva
PUASA SYAWAL - Puasa Syawal adalah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri, dimulai pada 2 Syawal (22 Maret 2026) dan bisa dilakukan hingga akhir bulan Syawal.  (Grafis TribunKaltim.co via Canva) 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini memasuki 4 Syawal 1447 H bertepatan dengan 24 Maret 2026.

Puasa Syawal adalah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri, dimulai pada 2 Syawal (22 Maret 2026) dan bisa dilakukan hingga akhir bulan Syawal

Pahalanya setara dengan puasa setahun penuh jika digabung dengan puasa Ramadan.

Maka itu jangan dilewatkan bulan Syawal berlalu begitu saja. Mari meningkatkan amal ibadah sebagaimana diperintahkan dalam ajaran islam.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Syawal, Lengkap dengan Batas Waktu Mengerjakannya

Saat ditanya sampai kapan puasa Syawal bisa ditunaikan, simak penjelasan berikutnya.

Sampai kapan puasa syawal 1447 Hijriah/2026? Apakah harus dikerjakan secara berurutan?

Diketahui saat ini umat muslim telah memasuki bulan Syawal 1447 Hijriah.

Di bulan Syawal ini umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah syawal.

Puasa sunah ini biasanya dilaksanakan selama 6 hari di bulan Syawal, bisa secara berturut-turut maupun tidak.

Keutamaan menjalankan puasa Syawal terdapat dalam hadits yang diriwayatkan Muslim, berasal dari Abu Ayyub Al Anshori yang pernah mendengar sabda Nabi Muhammad SAW.

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR Muslim).

Hadis yang menjadi dalil utama pelaksanaan puasa sunah Syawal dapat dilihat dari Abu Ayyub Al Anshori. Berdasarkan riwayat tersebut, puasa sunah Syawal dikerjakan selama 6 hari lamanya.

Sementara berdasarkan Kemenag RI, menurut penjelasan Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain, puasa Syawal dimulai pada tanggal 2 Syawal.

Hal ini sesuai dengan hadits yang mengatakan bahwa puasa sunah Syawal dianjurkan dilakukan enam hari persis setelah Hari Raya Idul Fitri.

Atau untuk tahun ini Idul Fitri pada 21 Maret 2026 atau 1 Syawal 1447 H.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved