Amalan dan Doa
Niat Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh, Bisa Digabung dan Ini Keutamaannya
Bulan Syawal setelah perayaan Idul Fitri 1 Syawal, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah sebanyak 6 hari.
TRIBUNKALTIM.CO - Bulan Syawal setelah perayaan Idul Fitri 1 Syawal, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah sebanyak 6 hari.
Puasa Syawal tersebut boleh dilaksanakan berurutan atau tidak berurutan.
Misalnya melaksanakan Puasa Syawal di hari Puasa Senin Kamis, maka otomatis mendapatkan pahala berlipat yaitu pahala Puasa Syawal dan Puasa Senin Kamis.
Begitu juga saat melaksanakan Puasa Syawal di hari Puasa Ayyamul Bidh, maka juga akan mendapatkan keutamaan keduanya.
Baca juga: Niat Puasa Syawal 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Hukumnya Digabung Qadha
Bacaan niat Puasa Syawal gabung Puasa Ayyamul Bidh
Dilansir tribunnews.com, para ulama menyebut menggabungkan niat dua ibadah dengan at-Tasyrik fin Niyah atau Tadakhul an-Niyah.
Para ulama menyebutnya “at-Tasyrik fin Niyah” atau “Tadakhul an-Niyah” (menggabungkan niat).
Terdapat kaidah yang diberikan para ulama dalam masalah menggabungkan niat,
إذا اتحد جنس العبادتين وأحدهما مراد لذاته والآخر ليس مرادا لذاته؛ فإن العبادتين تتداخلان
"Jika ada dua ibadah yang sejenis, yang satu maqsudah li dzatiha dan satunya laisa maqsudah li dzatiha, maka dua ibadah ini memungkinkan untuk digabungkan. (‘Asyru Masail fi Shaum Sitt min Syawal, Dr. Abdul Aziz ar-Rais, hlm. 17).
Dari kaidah di atas, beberapa amal bisa digabungkan niatnya jika terpenuhi dua syarat.
Pertama, amal itu jenisnya sama. Salat dengan salat, atau puasa dengan puasa.
Kedua, ibadah yang maqsudah li dzatiha tidak boleh lebih dari satu. Karena tidak boleh menggabungkan dua ibadah yang sama-sama maqsudah li dzatiha.
ibadah maqshudah li dzatiha atau ibadah yang berdiri sendiri atau diperintahkan secara khusus, seperti salat dan puasa wajib, salat Dhuha, salat witir, dan puasa Syawal.
Kedua adalah laisa maqshudah li dzatiha, yaitu ibadah yang tidak berdiri sendiri, yang penting amalan tersebut ada pada kesempatan tertentu, apa pun bentuknya.
Contoh jenis ibadah ini adalah salat tahiyatul masjid, puasa Senin-Kamis, dan puasa Ayyamul Bidh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260304_Masjid-Al-Hakim-4.jpg)