Amalan dan Doa
Hari Tasyrik Berapa Hari? Ini Jadwal 2026, Larangan Puasa, dan Amalan Sunnahnya
Hari Tasyrik datang setelah Idul Adha dan jadi waktu penyembelihan serta pengolahan daging kurban, termasuk tradisi menjemur daging
Artinya: “Dari sahabat Ibnu Abbas ra., dari Nabi Muhammad saw, ia bersabda, ‘Tidak ada amal pada hari-hari ini yang lebih utama daripadanya di hari-hari ini,’” (HR Bukhari).
Baca juga: Libur Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ada Cuti Bersama, Cek Peluang Long Weekend
Amalan Sunnah yang Bisa Dikerjakan saat Hari Tasyrik
Saat hari tasyrik tiba umat muslim memang dilarang berpuasa, namun umat muslim dianjurkan untuk tetap memperbanyak amalan sunah.
Hal ini dimaknai sebagai bentuk syukur dan penghambaan kepada Allah Swt.
Mengutip dari dompetdhuafa.org, berikut amalan-amalan yang bisa dilakukan saat hari tasyrik:
- Banyak zikir, khususnya takbir setelah salat fardu yang dikenal sebagai Takbir Muqayyad.
- Mencoba menikmati makan dan minum sebagai bagian dari ibadah. Sebab, pada hari-hari ini Allah melarang umat-Nya untuk berpuasa, dan justru memerintahkan untuk bergembira.
- Memperbanyak Sedekah, mempererat silaturahmi, dan menyembelih hewan kurban, juga termasuk amalan Hari Tasyrik yang dianjurkan jika masih dalam waktu yang diperbolehkan.
- Mengamalkan doa, membaca doa, serta meningkatkan amal saleh lainnya menjadi cara untuk mengisi Hari Tasyrik dengan nilai-nilai spiritual yang tinggi.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hari Tasyrik Terjadi Berapa Hari? Simak Penjelasan Beserta Amalan Sunnahnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kapan-hari-tasyrik-mengapa-umat-islam-dilarang-berpuasa-pada-hari-tasyrik.jpg)