Sabtu, 2 Mei 2026

Pemprov Kaltim

Gratispol Kaltim Dirasakan 1.300 Mahasiswa UINSI, UKT Dibebaskan hingga 2026

Program Gratispol Kaltim bantu puluhan ribu mahasiswa bebas UKT, target penerima terus meningkat

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FARIKHIN
RASAKAN MANFAAT GRATISPOL - Ilustrasi Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (Uinsi) Samarinda. Sebanyak 1300 mahasiswa Uinsi Samarinda telah menerima manfaat dari program gratispol.(TRIBUNKALTIM.CO/FARIKIN) 

Ringkasan Berita:

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Program Gratispol yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini telah dirasakan dampaknya oleh ribuan mahasiswa di Benua Etam.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program bantuan pendidikan ini terus dikebut agar mahasiswa bisa fokus kuliah tanpa harus terbebani biaya pendidikan.

Ribuan Mahasiswa Sudah Merasakan Manfaat

Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menjadi salah satu kampus dengan jumlah penerima manfaat yang cukup besar.

Tim Gratispol UINSI Samarinda, Raihan, mengungkapkan ada sekitar 1.300 mahasiswa di kampusnya yang kini telah merasakan pembebasan UKT melalui program tersebut.

Ia menyebut, dari hasil survei internal, mayoritas mahasiswa berharap program ini terus berlanjut dan tidak terhenti di tengah jalan.

Baca juga: Samsat Malam Samarinda Square Kembali Beroperasi, Layanan Pajak Dibuka Hingga Malam

“Mahasiswa baru yang menerima manfaat khawatir putus kuliah jika tidak lagi mendapatkan bantuan UKT,” ungkap Raihan saat silaturahmi Aliansi Dewan Mahasiswa (Dema) PTKIN Kalimantan dengan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

Usulan Tambahan Bantuan Biaya Hidup

Meski mendapat respons positif, mahasiswa juga memberikan masukan agar program ini terus dievaluasi dan dikembangkan.

Salah satu usulan yang mencuat adalah pemberian bantuan biaya hidup bagi mahasiswa kurang mampu, mengingat tingginya biaya hidup di Samarinda.

Biaya kebutuhan sehari-hari hingga sewa kos di kota ini disebut dapat mencapai sekitar Rp 3,3 juta per bulan, yang menjadi beban tambahan di luar biaya pendidikan.

Respons Pemprov Kaltim

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan apresiasi atas dukungan mahasiswa terhadap program Gratispol.

Baca juga: UINSI Samarinda Sikapi Kuliah Jarak Jauh PJJ, Bakal Terapkan Sistem Hybrid

Terkait usulan bantuan biaya hidup, pemerintah provinsi akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk mencari solusi terbaik.

Untuk kebutuhan tempat tinggal, Seno menyarankan mahasiswa memanfaatkan asrama yang tersedia, yang ke depan akan dibarengi dengan peningkatan fasilitas.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved