Senin, 18 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Immanuel Ebenezer Terancam Pasal Perintangan Penyidikan terkait 4 HP di Plafon dan 3 Mobil 'Hilang'

Immanuel Ebenezer terancam pasal perintangan penyidikan terkait temuan KPK, 4 HP di plafon dan 3 mobil menghilang.

Tayang:
Penulis: Rita Noor Shobah | Editor: Heriani AM
Tribunnews/Jeprima
MENANGIS JADI TERSANGKA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel bersama tahanan lainnya mengenakan rompi orange dan tangan terborgol berjalan menuju ruang konferensi pers di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025). KPK menetapkan Noel beserta 10 orang lainnya menjadi tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada 20-21 Agustus 2025. Noel ditangkap di Jakarta terkait dugaan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan dalam pengurusan sertifikasi K3. Selain itu, KPK juga menyita 22 kendaraan dari operasi senyap yang dimaksud. Immanuel Ebenezer terancam pasal perintangan penyidikan terkait temuan KPK, 4 HP di plafon dan 3 mobil menghilang. (Tribunnews/Jeprima) 

Budi juga mengungkapkan adanya barang bukti lain yang hilang dari rumah dinas Noel yakni tiga mobil merek Land Cruiser, Mercedes-Benz, dan BAIC.

Dia menyebut adanya dugaan ketiga mobil itu dipindahkan saat giat operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan komisi anti rasuah pada Rabu (20/8/2025) lalu.

“Bahwa penyidik mendapatkan informasi terdapat sejumlah mobil yaitu Land Cruiser, Mercy, dan BAIC yang dipindahkan dari rumah dinas Wamen, pasca kegiatan tangkap tangan,” katanya.

Budi lantas mewanti-wanti agar pihak yang memindahkan segera menyerahkan ketiga mobil tersebut demi kelancaran penyidikan.

“Kepada pihak-pihak yang memindahkan, KPK mengimbau agar kooperatif dan segera menyerahkan kendaraan tersebut untuk diperiksa dan diteliti oleh penyidik,” ucap dia.

Budi juga menjawab terkait pertanyaan soal Noel yang diduga turut melakukan perintangan penyidikan.

Namun, dia hanya mengungkapkan bahwa semuanya tergantung dari hasil penyidikan yang dilakukan penyidik KPK.

“Nanti penyidik masih akan melihat ya (kemungkinan perintangan), terkait dengan temuan-temuan yang sudah didapatkan baik dari kegiatan tangkap tangan pada pekan kemarin,” jelasnya.

Duduk Perkara: Noel Dkk Peras Pemohon K3 dengan Naikkan Tarif hingga 20 Kali Lipat

Di sisi lain, KPK telah menjelaskan modus yang digunakan Noel dkk dalam melakukan pemerasan terhadap pemohon sertifikasi K3 dalam konferensi pers pada Jumat (23/8/2025) lalu.

Sertifikasi K3 adalah pengakuan resmi berupa sertifikat yang diberikan kepada perusahaan atau individu setelah mengikuti pelatihan, ujian, atau audit yang sesuai standar K3. 

Ketua KPK, Setyo Budiyanto mulanya mengungkapkan sertifikasi K3 merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh buruh di bidang pekerjaan tertentu.

"Tenaga kerja atau buruh pada bidang tertentu itu diwajibkan memiliki sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman sehingga meningkatkan produktivitas para pekerja," ujarnya.

Dalam memberikan sertifikasi tersebut, Setyo menuturkan harus diberikan oleh personel yang memiliki lisensi K3.

Namun, hal tersebut justru dijadikan peluang bagi Noel dkk untuk melakukan pemerasan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved