Minggu, 7 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Libatkan Oknum TNI

Isu yang menyebutkan bahwa kasus penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BUMN melibatkan oknum TNI ternyata benar adanya.

Tayang:
Editor: Doan Pardede
IST
KACAB BANK DIBUNUH - Tangkapan layar rekaman kamera CCTV yang merekam momen Kepala Cabang Bank BUMN diculik sejumlah pria saat berada di Lotte Mart Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Rabu (20/8/2025) sore. Isu yang menyebutkan bahwa kasus penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BUMN melibatkan oknum TNI ternyata benar adanya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Isu yang menyebutkan bahwa kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN bernama Mohamad Ilham Pradipta (37) melibatkan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) ternyata benar adanya.

Sebelumnya, dugaan keterlibatan oknum TNI ini disampaikan Adrianus Agal, kuasa hukum empat penculik yang sudah ditangkap.

Agus mengatakan, ada oknum dari salah satu instansi yang terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala KCP sebuah bank BUMN di Cempaka Putih bernama Mohamad Ilham Pradipta.

Namun, Adrianus enggan merinci oknum itu berasal dari instansi mana.

Baca juga: Sosok Dwi Hartono, Motivator yang Jadi Dalang Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN

“Adik kami, Eras (salah satu pelaku) diminta untuk menjemput paksa (menculik). Setelah adik kami, Eras dan kawan-kawan menjemput di waktu sore, ada perintah dari oknum F,” kata Adrianus di Polda Metro Jaya, Senin (26/8/2025) seperti dilansir Kompas.com.

Dalam perintah itu, Eras dan kawan-kawan diminta untuk menyerahkan korban kepada seseorang di wilayah Cawang, Jakarta Timur.

Usai penyerahan korban, Eras dan tiga rekannya meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, mereka kembali mendapat perintah untuk mengantar pulang korban.

“Pada saat waktu ketemu lagi, di situlah mereka melihat korban ini sudah tidak bernyawa lagi. Pada saat mereka mengantar itu, mereka juga dalam tekanan,” ujar Adrianus.

“Dan mereka, salah satu terduga penjemputan paksa ini, menyampaikan ke keluarganya bahwa mereka memang baru diperintahkan untuk membuang jenazah. Jadi peran mereka itu sampai di situ,” tambah dia.

Pomdam Jaya Membenarkan

Hal tersebut dibenarkan oleh Komandan Polisi Militer Kodam Jaya Kolonel Corps Polisi Militer (Cpm) Donny Agus Priyanto. “Betul,” kata Agus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/9/2025). 

Agus menambahkan, pihaknya masih mendalami keterlibatan oknum TNI tersebut.

Namun, sejauh ini belum diketahui berapa jumlah prajurit TNI yang terseret kasus ini. 

“Saat ini sudah kami dalami terkait dugaan keterlibatannya,” ucap Agus.

Baca juga: Penangkapan Berlangsung Dramatis, Ini Tampang 4 Dalang Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved