Berita Viral
Viral Kambing Bermata Satu di Banyuwangi, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kelahiran kambing bermata satu di Banyuwangi membuat warga heboh setelah foto dan cerita pemiliknya menyebar di media sosial.
Ringkasan Berita:
- Fenomena kambing bermata satu viral di Banyuwangi, disertai penjelasan medis tentang cyclopia
- Kasus serupa sebelumnya terjadi di Lombok Tengah dan Probolinggo, lengkap dengan kesaksian warga
TRIBUNKALTIM.CO - Fenomena hewan lahir dalam kondisi tidak biasa kembali viral.
Kali ini, kelahiran kambing bermata satu di Banyuwangi membuat warga heboh setelah foto dan cerita pemiliknya menyebar di media sosial.
Kejadian tersebut bukan hanya menarik perhatian warga sekitar, tetapi juga memunculkan kembali diskusi publik tentang kelainan bawaan langka pada hewan, khususnya cyclopia—kondisi ketika mata janin gagal berkembang secara terpisah.
Kasus ini tidak berdiri sendiri.
Dalam dua tahun terakhir, fenomena serupa pernah terjadi di Lombok Tengah dan Probolinggo, di mana anak kambing lahir dengan kondisi wajah tidak normal, bahkan tanpa hidung.
Baca juga: 9 Fakta Kasus Viral Tumbler Hilang di KRL, Kronologi hingga Berujung Isu Pemecatan Petugas
Kelahiran Kambing Bermata Satu di Banyuwangi yang Viral
Kejadian terbaru datang dari Dusun Tojo Kidul, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Banyuwangi.
Seekor anak kambing jantan lahir dengan satu mata di tengah wajah, memicu kerumunan warga yang penasaran.
Pemilik kambing bernama Suhailik (50) mengaku terkejut melihat kondisi anak kambingnya yang berbeda dari dua anak lainnya yang lahir normal.
“Saya benar-benar bingung waktu lihat. Matanya cuma satu di bagian tengah, bentuk wajahnya juga tidak seperti kambing normal. Baru pertama kali seumur hidup saya melihat yang begini,” kata Suhailik.
Menurutnya, kabar kelahiran hewan tersebut cepat menyebar dan membuat banyak warga berdatangan untuk melihat langsung.
“Banyak yang datang, anak-anak sampai orang tua pada penasaran. Mereka tidak percaya sebelum lihat sendiri,” tambahnya.
Meski kondisi kambing itu abnormal, Suhailik tetap berusaha merawatnya.
Ahli hewan memberikan penjelasan medis tentang kondisi tersebut. Dokter hewan drh. Risa Isna Fahziar memaparkan penyebab kelainan cyclopia.
“Saat lahir terlihat matanya hanya satu di bagian tengah. Itu terjadi karena cavum orbita mengalami fusi atau menyatu, sehingga organ mata yang tumbuh hanya satu," kata Risa.
Risa juga menjelaskan bahwa kelainan tersebut berkaitan dengan struktur tengkorak, organ wajah, dan perkembangan otak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251128_kambing-bermata-satu.jpg)