Senin, 15 Juni 2026

Gempa Bumi

Fakta Terkini Ancaman Gempa Megathrust di Indonesia dan Upaya Mitigasi

Pakar BRIN ungkap bahaya gempa megathrust dan strategi mitigasi berbasis GNSS untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di Indonesia.

Tayang:
Editor: Doan Pardede
BRIN
GEMPA MEGATHRUST - Pakar BRIN ungkap bahaya gempa megathrust dan strategi mitigasi berbasis GNSS untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Tiga pakar memaparkan bahaya gempa megathrust dan strategi mitigasinya dalam Geohazard Webinar BRIN.
  • Pemantauan deformasi kerak bumi menggunakan GNSS dinilai penting untuk mendeteksi akumulasi tegangan dan tanda awal gempa besar. 
  • Integrasi data GNSS nasional menjadi kunci peningkatan kesiapsiagaan bencana di Indonesia.

TRIBUNKALTIM.CO - Risiko gempa megathrust terus menjadi perhatian serius komunitas ilmiah global, termasuk di Indonesia yang berada di kawasan subduksi aktif.

Untuk memperkuat pemahaman dan strategi mitigasi, Pusat Riset Kebencanaan BRIN menggelar Geohazard Webinar 5 bertema “Understanding Geohazard With GNSS” secara daring, Selasa (2/12/2025).

Webinar ini menghadirkan tiga pakar yang membahas bahaya megathrust, pemantauan deformasi kerak bumi, hingga pentingnya integrasi data GNSS untuk mitigasi bencana.

Pelajaran dari Gempa Nankai Trough Jepang

Prof. Kosuke Heki dari Hokkaido University, yang juga Visiting Researcher di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, menyoroti gempa besar di zona Nankai Trough, Jepang, sebagai sumber pembelajaran penting bagi Indonesia.

Baca juga: BMKG: Risiko Gempa Megathrust di Selatan Jawa Nyata, Tsunami Kapan Saja Bisa Terjadi

Menurut Heki, gempa berkekuatan magnitudo 8 di zona megathrust dapat terjadi dalam interval relatif singkat, sekitar 50–100 tahun.

Meskipun waktu kejadian sulit diprediksi, akumulasi tegangan di zona subduksi tetap menjadi ancaman nyata.

Ia menekankan pentingnya pemantauan deformasi jangka panjang menggunakan Global Navigation Satellite System (GNSS) dan pengukuran dasar laut untuk mendeteksi penguncian lempeng.

“Kopling antar-seismik yang saling mengunci terjadi hampir di sumbu palung. Bahkan di bagian batas dangkal, regangan terus terakumulasi untuk gempa berikutnya,” jelas Heki, dikutip dari situs resmi BRIN.

Slow Slip Event Jadi Indikator Awal

Heki juga menjelaskan fenomena slow slip event (SSE) atau pergeseran lambat (preslip) yang meskipun kecil, berpotensi menjadi indikator sebelum gempa besar.

“Fenomena ini telah diamati berulang di Nankai Trough dan wilayah lain Jepang. Salah satu peristiwa pergeseran lambat bisa memicu gempa besar berikutnya,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan ini sangat relevan untuk Indonesia yang memiliki zona subduksi aktif seperti Mentawai, Jawa, Bali, Lombok, hingga Maluku.

Indonesia dinilai memiliki peluang besar memanfaatkan jaringan GNSS untuk mendeteksi preslip sebelum gempa besar.

Sesar Jakarta dan Risiko Gempa Perkotaan

Narasumber kedua, Endra Gunawan, Associate Professor Global Geophysics RG ITB, memaparkan riset terkait potensi seismogenik Sesar Jakarta menggunakan metode GNSS slip-rate analysis.

Hasil riset menunjukkan adanya deformasi kerak yang terukur secara periodik di wilayah Jakarta, membuka peluang pemodelan bahaya gempa di kawasan perkotaan padat penduduk.

“Kami menemukan laju pergeseran sekitar tiga milimeter per tahun dengan kedalaman penguncian tujuh kilometer dan sudut kemiringan 63 derajat ke selatan,” jelas Endra.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved