Berita Nasional Terkini
Hasil Survei Kinerja Prabowo Versi Indikator, Gen Z Merasa Paling Puas
Hasil survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.
Ringkasan Berita:
- Survei Indikator Politik Indonesia mencatat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen, dengan mayoritas responden menyatakan cukup puas.
- Angka kepuasan relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan lebih tinggi dibandingkan awal pemerintahan presiden sebelumnya.
- Tantangan ke depan adalah memperkuat kepuasan yang benar-benar solid, karena responden yang menyatakan sangat puas masih berada di angka 13 persen.
TRIBUNKALTIM.CO - Hasil survei nasional yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen.
Survei ini mengukur approval rating, yaitu tingkat penerimaan atau kepuasan masyarakat terhadap kinerja seorang pemimpin.
Angka tersebut dinilai sangat tinggi untuk ukuran seorang presiden.
Baca juga: Prabowo: Arab Saudi Ubah UU demi Indonesia Bisa Bangun Kompleks Haji di Mekkah
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa survei dilakukan pada periode 15–21 Januari 2026.
“Kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden,” ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers secara daring, Minggu (8/2/2026).
Berdasarkan hasil survei:
- Sebanyak 13,0 persen responden mengaku sangat puas
- 66,9 persen cukup puas terhadap kinerja Presiden Prabowo
- 17,1 persen responden menyatakan kurang puas
- 2,2 persen tidak puas sama sekali
- 0,8 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab
Burhanuddin menjelaskan, tingkat kepuasan tersebut relatif tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan Januari 2025.
Tertinggi Dibanding SBY dan Jokowi
Bahkan, menurut dia, angka kepuasan Presiden Prabowo lebih tinggi jika dibandingkan dengan awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 maupun Presiden Joko Widodo pada 2014.
“Approval rating Pak Prabowo lebih tinggi karena Pak Prabowo bukan hanya menggantungkan modal elektoral dari dukungan Pak Prabowo sendiri, tapi juga dari Pak Jokowi,” kata Burhanuddin.
Meski demikian, Burhanuddin menilai tingkat kepuasan yang benar-benar kuat masih perlu diperkuat, mengingat responden yang menyatakan sangat puas baru berada di angka 13 persen.
“Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai. Overall masih lumayan 79,9 persen, tapi masih belum cukup kuat terutama dari basis pemilih yang mengatakan sangat puas,” ujarnya.
Baca juga: Sejumlah Parpol sebut Dukungan Prabowo Dua Periode, Pengamat: tak Termasuk Gibran
Alasan Publik Merasa Puas
Indikator Politik Indonesia juga menelusuri alasan utama di balik kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo.
Berdasarkan hasil survei, alasan paling dominan adalah upaya pemberantasan korupsi.
“Alasan utamanya adalah memberantas korupsi. Ini relatif baru, sebelumnya Pak Prabowo umumnya dianggap tegas sebagai faktor yang membuat dirinya dipersepsi baik,” kata Burhanuddin.
Sebanyak 17,5 persen responden yang puas menyebut pemberantasan korupsi sebagai alasan utama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260202_Prabowo_buka-Rakornas-Kepala-Daerah-Seluruh-Indonesia_2.jpg)