Berita Nasional Terkini
Ringgit Jadi Mata Uang Terkuat di Asia Awal 2026, Ini Peringkat Rupiah Indonesia
Ringgit Malaysia memimpin penguatan mata uang Asia awal 2026, sementara rupiah Indonesia masuk kelompok terlemah
Pengaruh Sentimen Global dan Kebijakan Ekonomi
Perbedaan kinerja mata uang di Asia menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi di kawasan belum merata. Kebijakan moneter, stabilitas ekonomi domestik, serta dinamika perdagangan global menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pergerakan nilai tukar.
Baca juga: DPR Soroti Saling Tuding Menkeu Purbaya dan Menteri KP, Sakti Wahyu Trenggono soal Pembelian Kapal
Sentimen pasar global yang fluktuatif membuat investor cenderung memilih negara dengan stabilitas ekonomi lebih kuat. Kondisi tersebut turut memengaruhi arus investasi dan berdampak pada nilai tukar mata uang di berbagai negara Asia.
Daftar kinerja mata uang Asia awal 2026 menunjukkan ringgit Malaysia memimpin dengan penguatan, diikuti yuan China dan baht Thailand. Sementara rupiah Indonesia berada di posisi tiga terbawah bersama yen Jepang dan won Korea Selatan.
Perkembangan ini menjadi pengingat bahwa stabilitas makroekonomi dan kepercayaan investor menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan nilai tukar di tengah dinamika pasar global. (*)
| Libur Mei 2026 Lebih Banyak, Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend |
|
|---|
| Airlangga Ungkap Gaji 13 Jadi Kunci Ekonomi, Cair Mulai Juni 2026 |
|
|---|
| Politikus PAN: Belum Ada Penantang Prabowo di Pilpres 2029, Banyak Tokoh Incar Cawapres |
|
|---|
| Komnas HAM Sebut 14 Orang Terlibat Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Berbeda dari Versi TNI |
|
|---|
| Rupiah Melemah ke Rp17.223 per Dollar AS, Ekonom Ungkap Risiko Besar Jika Tembus Rp20.000 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230704_10-Negara-Mata-Uang-Terendah-2023-1.jpg)