Berita Nasional Terkini
Sudah 4 Partai Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Tapi tak Ada Nama Gibran, Pengamat: Sikap yang Bijak
Gibran Rakamuning Raka, belum masih hitungan, walaupun banyak partai politik yang telah menyatakan dukungan ke Prabowo Subianto.
TRIBUNKALTIM.CO - Gibran Rakamuning Raka, belum masuk hitungan, walaupun banyak partai politik yang telah menyatakan dukungan ke Prabowo Subianto.
Sejumlah partai telah menyatakan dukungan kepada Prabowo kembali maju di Pilres 2029, namun tidak ada nama Gibran.
Setidaknya sudah ada empat partai yang menyatakan bakal mendukung Prabowo kembali maju sebagai presiden untuk periode kedua.
Baca juga: Dukungan Partai untuk Prabowo Dua Periode Menguat, Gibran Tidak Otomatis Didukung
Namun, dukungan itu ternyata tidak sepaket dengan wakil presiden.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menyoroti fenomena ini.
PKB, Golkar, PAN, dan Demokrat belakangan ini menyampaikan dukungan kepada Prabowo terus, meski belum berupa sikap resmi partai.
Bahkan, PKB terang-terangan menyebut cawapres Prabowo masih dalam pembahasan, sementara PAN mengusulkan nama Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai pendamping.
Baca juga: Gibran Nanti Dulu, Golkar Pastikan Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Belum Ada Pembahasan Wapres
"Sejumlah partai politik sudah menyuarakan dukungan dua periode kepada Prabowo Subianto. Menariknya, belum ada partai politik yang memberi dukungan sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka," ujar Jamiluddin, dilansir dari Kompas.com.
Jamiluddin berpandangan, dukungan partai hanya kepada Prabowo ini tampaknya sudah melalui pertimbangan matang.
Dia menduga, partai politik itu sengaja memberi kebebasan kepada Prabowo untuk memilih wakilnya pada Pilpres 2029.
"Dengan tidak menyebut Gibran, berarti partai politik tidak menyandera Prabowo untuk tetap bersama pada Pilpres 2029. Partai politik membiarkan Prabowo siapa nantinya yang cocok mendampinginya pada Pilpres 2029," tuturnya.
Baca juga: Sejumlah Parpol sebut Dukungan Prabowo Dua Periode, Pengamat: tak Termasuk Gibran
Jamiluddin mengatakan hal itu logis, mengingat hanya Prabowo yang tahu kecocokannya dengan Gibran.
Oleh karena itu, kata dia, membebaskan Prabowo memilih sendiri pasangannya di 2029 nanti merupakan sikap yang bijak dari partai politik.
"Jadi, partai politik tampaknya berupaya menjaga etika politik. Dengan begitu, Prabowo nantinya dapat menentukan pendampingnya yang sesuai kriteria yang ditetapkannya," tegas Jamiluddin.
Periode Lalu, terkait kondusivitas pemerintahan Prabowo-Gibran, Jamiluddin melihat cara partai politik ini malah dapat meminimalkan perpecahan Kabinet Merah Putih.
Baca juga: Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Ganjar Pilih Fokus Bencana dan Pendidikan
| Politikus PAN: Belum Ada Penantang Prabowo di Pilpres 2029, Banyak Tokoh Incar Cawapres |
|
|---|
| Komnas HAM Sebut 14 Orang Terlibat Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Berbeda dari Versi TNI |
|
|---|
| Rupiah Melemah ke Rp17.223 per Dollar AS, Ekonom Ungkap Risiko Besar Jika Tembus Rp20.000 |
|
|---|
| TPG April 2026 Kapan Cair? Informasi Terbaru Tunjangan Profesi Guru ASN dan non-ASN, Jadwal Resmi |
|
|---|
| Arti Tertemper dan Update Kecelakaan Kereta di Bekasi Terbaru 28 April 2026, Green SM Buka Suara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240703_kabinet-Prabowo-Gibran_baru-lagi_menteri_Erick-Thohir.jpg)