Kamis, 7 Mei 2026

Berita Viral

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Ibu Korban Sebut Kemenkes Putar Balikkan Fakta

Ibu bayi yang nyaris tertukar merespons penjelasan Kementerian Kesehatan yang dinilainya memutarbalikkan fakta kejadian.

Tayang:
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
BAYI NYARIS TERTUKAR - Nina Saleha menggendong bayinya saat ditemui di kediamannya, Kamis (9/4/2026). Nina Saleha nyaris kehilangan bayinya yang diberikan ke orang lain oleh perawat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. 

Ringkasan Berita:
  • Insiden bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung terjadi saat proses pengambilan bayi oleh orang tua.
  • Kemenkes menyebut kejadian sebagai kekhilafan tenaga kesehatan, tanpa unsur kesengajaan.
  • Pihak keluarga menolak penjelasan tersebut dan meminta kasus diusut hingga tuntas.

TRIBUNKALTIM.CO - Ibu bayi yang nyaris tertukar merespons penjelasan Kementerian Kesehatan yang dinilainya memutarbalikkan fakta kejadian.

Insiden bayi hampir tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memicu perhatian publik setelah diungkap oleh seorang ibu bernama Nina Saleha (27) melalui media sosial. 

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 8 April 2026, ketika Nina hendak menjemput bayinya yang sedang dirawat karena sakit kuning, kondisi medis yang ditandai dengan kulit bayi berwarna kekuningan akibat tingginya kadar bilirubin.

Kasus tersebut segera menjadi polemik setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan penjelasan resmi.

Baca juga: Bayi Tertukar Kembali ke Pelukan Orangtuanya Masing-masing, Bupati Bakal Panggil Semua RS di Bogor

Penjelasan Kemenkes

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa kejadian tersebut diduga bermula dari adanya penitipan bayi oleh pasien kepada tenaga kesehatan.

“Tenaga kesehatan di situ kan memang tugasnya tidak hanya menangani bayi secara khusus, dia di poli anak dan memang akhirnya pekerjaannya pun jadi agak terganggu dengan ada penitipan tersebut,” katanya.

“Kemudian ketika ibu tersebut kembali untuk mengambil anaknya, entah karena nakes tersebut lupa atau karena lain hal, sehingga tidak sengaja dititipkan ke orang lain,” ujarnya.

Aji juga menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan atau niat jahat seperti penculikan dalam insiden tersebut, melainkan murni kekhilafan.

Baca juga: Update Bayi Tertukar di Bogor, RS Sentosa Resmi Dilaporkan Polisi, Dian: Mereka Tidak Tahu Rasanya

Respons Nina

Bagaimana respons Nina terhadap pernyataan tersebut?

Nina Saleha menilai penjelasan dari Kemenkes tidak sesuai dengan kejadian yang ia alami.

“Ini mah malah memutarbalikkan,” tulis Nina dalam unggahan di TikTok pribadinya.

Ia juga meminta dukungan publik agar kasus ini terus mendapat perhatian dan diusut hingga tuntas.

“Bantu up teman-teman, biar sampai lagi ini ke Pak Dedi biar diusut sampai benar-benar tuntas ini, RSHS dan Dinkes (Menkes) enggak bener ini ya Allah,” katanya.

Langkah Hukum

Nina menyatakan telah menunjuk pengacara untuk mendampingi kasus ini.

Ia menggandeng Krisna Murti dan Mira sebagai kuasa hukumnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved