Minggu, 3 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Kelakar Willy Aditya di Ruang DPR, 'Mau Merger NasDem dengan Gerindra?'

Momen Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya berkelakar soal Partai NasDem dan Gerindra merger atau bergabung.

Tayang:
KOMPAS.COM/TATANG GURITNO
NASDEM DAN GERINDRA - Potret Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2024). Momen Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya berkelakar soal Partai NasDem dan Gerindra merger atau bergabung. 

Dinamika Rapat Bersama BPIP

Rapat tersebut merupakan bagian dari agenda kerja Komisi XIII DPR RI yang membahas berbagai isu bersama BPIP.

Dalam forum seperti ini, anggota dewan dari berbagai fraksi diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan, kritik, maupun masukan terhadap kinerja lembaga negara.

Meskipun agenda rapat bersifat serius, interaksi antaranggota DPR kerap diwarnai dinamika komunikasi yang lebih santai, termasuk candaan.

Hal ini mencerminkan hubungan interpersonal antaranggota dewan yang tidak selalu kaku, meski berasal dari latar belakang politik berbeda.

Candaan seperti yang dilontarkan Willy Aditya menjadi salah satu bentuk interaksi tersebut, yang sekaligus mencairkan suasana rapat.

Candaan Berlanjut: “Dari Gondangdia ke Kertanegara”

Tidak berhenti pada satu momen, Willy kembali melontarkan candaan setelah Muslim Ayub selesai menyampaikan tanggapan.

Ia menyinggung interaksi antara anggota dari dua partai tersebut dengan istilah yang lebih simbolis.

“Lanjut sebelahnya, sahut menyahut dari Gondangdia ke Brawijaya. eh, dari Gondangdia ke Kertanegara,” celetuknya.

Ucapan tersebut merujuk pada dua lokasi penting yang memiliki makna politis di Jakarta.

Gondangdia merupakan kawasan di Menteng, Jakarta Pusat, yang menjadi lokasi markas Partai NasDem.

Tepatnya, kantor pusat partai tersebut berada di Jalan RP Soeroso.

Sementara itu, Kertanegara merujuk pada Jalan Kertanegara di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Lokasi ini dikenal sebagai alamat kediaman Prabowo Subianto, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

Dengan menyebut “Gondangdia ke Kertanegara”, Willy secara tidak langsung menggambarkan komunikasi atau interaksi antara dua kekuatan politik tersebut dalam bentuk metafora geografis.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved