Reshuffle Kabinet
Reshuffle Kabinet Sasar 5 Menteri? Ini Reaksi PDIP, Golkar, dan Demokrat
Isu reshuffle kabinet Prabowo Subianto menguat, disebut bakal sasar lebih dari 5 kementerian strategis.
Ringkasan Berita:
- Isu reshuffle kabinet Prabowo Subianto menguat, disebut bakal sasar lebih dari 5 kementerian strategis
- Puan Maharani hingga elite Golkar dan Demokrat kompak angkat suara, tapi belum ada kepastian resmi
- Sinyal kuat datang dari Teddy Indra Wijaya: “Tunggu saja”, publik makin penasaran kapan diumumkanA
TRIBUNKALTIM.CO - Isu perombakan kabinet di pemerintahan Prabowo Subianto kembali mencuat usai libur Lebaran 2026.
Kabar ini langsung memantik respons dari sejumlah elite partai politik, meski hingga kini belum ada kepastian resmi dari Istana.
Ketua DPR RI sekaligus politikus PDI Perjuangan, Puan Maharani, menegaskan bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif presiden. Ia memilih tidak berspekulasi dan mempersilakan publik menunggu keputusan langsung dari kepala negara.
Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Ini Respons Parpol dan Kriteria Menteri yang Terancam Diganti
Kabar ini memicu respons beragam dari para elit partai politik besar, mulai dari PDIP, Golkar, hingga Demokrat.
Saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026), Puan menegaskan bahwa urusan kabinet sepenuhnya berada di tangan kepala negara.
"Hak prerogatif Presiden, silakan tanya ke Istana. Makasih,” tegas Puan singkat kepada awak media.
Golkar dan Demokrat Mengaku Belum Ada Instruksi
Di lokasi yang sama, Sekjen Partai Golkar, Sarmuji, menyatakan pihaknya belum mendapatkan informasi resmi mengenai agenda perombakan dalam waktu dekat.
Ia mengaku belum sempat berkoordinasi dengan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, yang baru saja mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan luar negeri.
"Enggak, saya belum dengar. Yang kali ini saya belum dengar. Dan saya belum ketemu Ketua Umum untuk menanyakan pasca Ketua Umum mendampingi Presiden ke Rusia dan Prancis. Mudah-mudahan saya segera bisa ketemu dan bisa menanyakan," ujar Sarmuji.
Senada dengan Golkar, Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, juga mengaku belum mengetahui rencana pasti pergeseran posisi menteri.
Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet, 3 Faktor Penentu yang Bakal Jadi Pertimbangan Prabowo
Meski demikian, ia menekankan bahwa Presiden memiliki otoritas penuh untuk menentukan komposisi pembantunya demi kelancaran pembangunan.
"Jadi, Pak Presiden ini ya akan melakukan reshuffle atau tidak, memilih siapa, ya itu adalah urusannya beliau. Sehingga kita serahkan saja supaya juga beliau bisa kerja dengan nyaman dan mampu untuk bisa melewati berbagai tantangan dalam pembangunan ini," pungkas Herman.
Sinyal dari Istana: "Tunggu Saja"
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya telah memberikan kode keras mengenai kepastian perombakan ini.
Saat ditemui di Istana Kepresidenan pekan lalu, Teddy mengisyaratkan bahwa momentum pelantikan wajah baru di kabinet hanya tinggal masalah waktu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260419_isu-reshuffle-kabinet_Presiden-Prabowo-dan-menteri-menterinya.jpg)