Ijazah Jokowi
Jokowi Siap Tunjukkan Seluruh Ijazah di Persidangan, Mulai SD hingga S1 UGM
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan menunjukkan seluruh ijazah pendidikannya secara lengkap dalam persidangan mendatang.
Ringkasan Berita:
- Jokowi akan menunjukkan seluruh ijazah pendidikan, dari SD hingga perguruan tinggi, dalam persidangan mendatang.
- Kuasa hukum menegaskan kasus dugaan fitnah ijazah harus disidangkan demi kepastian hukum dan menghindari polemik publik.
- Persidangan dinilai sebagai forum resmi untuk menguji bukti dan fakta, sehingga dapat memberikan kejelasan hukum bagi semua pihak.
TRIBUNKALTIM.CO - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan memperlihatkan seluruh dokumen pendidikannya dalam persidangan mendatang.
Tidak hanya ijazah perguruan tinggi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jokowi juga akan menunjukkan ijazah sejak jenjang sekolah dasar, menengah pertama, hingga menengah atas.
Langkah ini diambil untuk menjawab keraguan sejumlah pihak terkait keaslian dokumen pendidikan yang dimilikinya.
Baca juga: Alasan Jusuf Kalla Ungkit Peran dalam Karier Politik Jokowi
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menegaskan bahwa kehadiran kliennya di persidangan akan disertai bukti pendidikan lengkap.
“Kalau selama ini masih dipertanyakan Pak Jokowi nggak mungkin hadir ijazahnya akan ditunjukkan, itu tidak benar. Kami tegaskan Pak Jokowi akan hadir dan menunjukkan ijazahnya,” ujarnya usai bertemu Jokowi di kediamannya di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, Sabtu (25/4/2026).
Ia menambahkan, meski yang dipersoalkan adalah ijazah UGM, Jokowi berkenan memperlihatkan seluruh dokumen pendidikan.
Yakup menjelaskan, penunjukan ijazah akan dilakukan sesuai tahapan persidangan dan menjadi kewenangan majelis hakim.
Ia memperkirakan dokumen tersebut akan diperlihatkan saat pemeriksaan berlangsung.
Saat ini, pihaknya masih menunggu jadwal sidang perkara yang juga menyeret Roy Suryo dan pihak lainnya.
Baca juga: Budi Arie Sebut Isu Ijazah Jokowi tak Substantif, Nilai Ada yang Manfaatkan untuk Adu Domba
“Itu tentunya kami serahkan kepada majelis, di tahap apa. Tapi biasanya saat pemeriksaan Pak Jokowi akan dimintakan,” jelasnya.
Ia memperkirakan persidangan akan digelar dalam waktu dekat, sekitar satu hingga dua bulan ke depan, mengingat berkas perkara dinilai telah lengkap.
“Kami masih menunggu jadwalnya. Tentu itu kewenangan kejaksaan. Tapi keyakinan kami karena berkas sudah lengkap, seharusnya tidak lama lagi,” ujarnya.
Yakup juga mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Jokowi turut membahas perkembangan kasus yang tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya serta sejumlah isu nasional lainnya.
“Kami bersilaturahmi sekaligus memberikan update perkembangan kasus. Kami meyakini perkara ini akan segera disidangkan,” tandasnya.
Baca juga: Tak Ada Lagi RJ, Tim Hukum Jokowi Tegaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Perlu Sowan ke Solo
Harus Disidangkan Demi Kepastian Hukum
Yakup Hasibuan, menegaskan bahwa kasus dugaan fitnah ijazah yang menyeret Roy Suryo dan dr. Tifa perlu dilanjutkan hingga tahap persidangan.
| Reaksi Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Penipuan Buku Gibran End Game |
|
|---|
| Budi Arie Sebut Isu Ijazah Jokowi tak Substantif, Nilai Ada yang Manfaatkan untuk Adu Domba |
|
|---|
| Tak Ada Lagi RJ, Tim Hukum Jokowi Tegaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Perlu Sowan ke Solo |
|
|---|
| Jusuf Kalla sebut Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran: Terima Kasih Evaluasinya, Pak JK Idola Saya |
|
|---|
| Rismon dan Roy Suryo Debat soal Ijazah Jokowi, Saling Tuding Bohong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260216_Jokowi-di-solo.jpg)